Ini Penjelasan GM PLN Kalselteng Soal Pemadaman Bergilir yang Kembali Terjadi di Kalsel dan Kalteng

Ismail • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 16:58 WIB
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono. FOTO DOKUMEN PLN
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono. FOTO DOKUMEN PLN

 

BANJARMASIN – Pemadaman begilir kembali terjadi di sebagian wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Menurut General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, hal ini terjadi karena terjadi penurunan kemampuan pasok daya pada Sistem Interkoneksi Kalimantan.

Penurunan pasokan ini disebabkan dua hal. Pertama akibat gangguan generator di PLTU Asam-Asam di Kalsel. Kedua kebocoran pipa boiler dan turbin pada dua unit pembangkit Independent Power Producer (IPP) salah satu pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) di Kalimantan Tengah.

Kondisi tersebut,  menurut Iwan seperti dikutif ANTARA mengakibatkan terbatasnya pasokan listrik di sebagian wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Baca Juga: Bupati Kotim Hubungi Pimpinan PLN, Minta Pemadaman Listrik Segera Diatasi

“Untuk menjaga keamanan dan kestabilan sistem kelistrikan, PLN melakukan pengaturan beban secara terbatas dan terukur pada wilayah tertentu selama proses pemulihan berlangsung,” jelas Iwan dalam keterangan resminya, seperti dikutip ANTARA.

PLN bersama seluruh pemangku kepentingan, lanjutnya, terus mempercepat proses pemulihan dengan mengerahkan personel serta sumber daya terbaik agar seluruh unit pembangkit yang mengalami gangguan dapat segera kembali beroperasi.

Baca Juga: Bupati Barito Utara Gelegar! Listrik Padam Gila-gilaan, ULP PLN Muara Teweh Tak Tahu Kapan Berakhir

PLN juga mengajak masyarakat menggunakan listrik secara bijak, khususnya pada pukul 18.00 hingga 21.00 WITA, dengan mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, mengatur penggunaan pendingin ruangan di atas 24 derajat Celsius, serta memanfaatkan peralatan listrik hemat energi.

Menurut PLN, partisipasi masyarakat dalam menghemat konsumsi listrik selama masa pemulihan akan membantu menjaga kestabilan sistem hingga seluruh pembangkit kembali beroperasi normal. Perkembangan proses pemulihan akan terus disampaikan melalui kanal resmi PLN. (ant)

Editor : Agus Pramono
pln listrik kalteng kalsel pemadaman