NAM Air Hentikan Sementara Rute Sampit-Jakarta di Bandara Haji Asan Sampit

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 18:36 WIB
NAM Air berenti operasi rute Jakarta Sampit.(Miftah/kaltengpos.jawapos.com)
NAM Air berenti operasi rute Jakarta Sampit.(Miftah/kaltengpos.jawapos.com)

 SAMPIT – Maskapai NAM Air dilaporkan menghentikan sementara layanan penerbangan rute Sampit–Jakarta dan Jakarta–Sampit. Informasi tersebut diterima Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada Senin (27/7/2026).

Kepala Dishub Kotim Raihansyah mengatakan, hingga kini pihaknya masih menunggu penjelasan resmi dari maskapai mengenai alasan penghentian sementara tersebut.

“Saya baru mendapat informasi hari ini bahwa NAM Air untuk rute Jakarta-Sampit dan Sampit-Jakarta sementara off dulu. Penyebabnya masih kami konfirmasi apakah karena perawatan pesawat atau faktor lain,” katanya. 

Baca Juga: Pesawat Nam Air Tambah Frekuensi Penerbangan Sampit-Surabaya

Di sisi lain, Raihansyah menyebut operasional Super Air Jet justru menunjukkan perkembangan positif sejak dibuka melayani rute menuju Sampit.

Menurutnya, tingkat keterisian penumpang setiap hari berada di atas 100 orang bahkan dapat mencapai sekitar 180 penumpang karena saat ini maskapai tersebut belum mengangkut kargo.

“Super Air Jet alhamdulillah masih bertahan. Dari laporan maskapai dan bandara, setiap hari penumpangnya di atas 100 orang, bahkan bisa penuh sekitar 180 penumpang,” ujarnya.

Melihat tingginya permintaan masyarakat, Dishub juga telah mengusulkan kepada Lion Group agar rute Sampit–Surabaya yang saat ini masih menggunakan pesawat ATR dapat diganti menggunakan pesawat Boeing berkapasitas lebih besar.

Selain itu, Dishub juga terus menjajaki peluang masuknya maskapai lain seperti TransNusa dan Pelita Air guna menambah pilihan penerbangan dari Bandara Haji Asan Sampit.

“Kami terus menawarkan potensi penumpang Kotim kepada beberapa maskapai agar penerbangan baru bisa masuk. Harapannya pilihan penerbangan masyarakat semakin banyak,” katanya. (*)

Editor : Agus Pramono
nam air jakarta sampit nam air berhenti operasional nam air Bandara H Asan