Dari Hobi Jajan, Usaha Tahu Gila Milik Ramadhan Kini Punya Tiga Cabang di Alfamart

Gilang Rahmawati • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:59 WIB
Ramadhan dan istri kini memiliki usaha jajanan tahu cripsy yang diberi nama Tahu Gila.(Gilang/Kalteng Pos)
Ramadhan dan istri kini memiliki usaha jajanan tahu cripsy yang diberi nama Tahu Gila.(Gilang/Kalteng Pos)

PALANGKA RAYA –Berawal dari kebiasaan jajan bersama istri, Ramadhan kini memiliki usaha jajanan tahu cripsy yang diberi nama Tahu Gila.

Usaha ini telah berkembang menjadi tiga cabang di Kota Palangka Raya, ketiganya berdiri di Alfamart.

Usaha yang dijalankan dengan konsep franchise tersebut mulai dirintis sekitar Tahun 2024. 

“Iya, awal mulanya sebenarnya iseng karena kita suka jajan. Waktu belanja sama istri, saya melihat produk tahu di pinggir jalan. Saya coba, kemudian berpikir kenapa tidak jualan seperti itu,” ujar Ramadhan saat ditemui di booth miliknya di Alfamart Jalan Mahir Mahar Km 8 Kota Palangka Raya.

Karena belum memiliki produk dan nama usaha sendiri, Ramadhan kemudian memilih bergabung melalui sistem franchise.

Pada awalnya, usaha tersebut hanya dijalankan dari depan rumah. Namun, seiring berjalannya waktu, Ramadhan mulai mencari lokasi yang lebih potensial.

Alfamart menjadi salah satu lokasi yang dipilih. Menurut Ramadhan, gerai tersebut memiliki akses yang mudah dan menjadi salah satu tempat masyarakat berbelanja sekaligus mencari jajanan.

“Saya pikir potensi penjualan di Alfamart pasti ada karena pembelinya juga ada,” katanya.

Cabang pertama dibuka di Alfamart kawasan Kalampangan. 

Baca Juga: Alfamart dan Nestle Indonesia Perluas Jangkauan Program Sahabat Posyandu untuk Ribuan Ibu dan Anak

Dari keuntungan yang diperoleh, Ramadhan memilih menyisihkan dan mengumpulkannya untuk membuka booth berikutnya.

Strategi tersebut kemudian membuat usahanya berkembang. 

Saat ini, Tahu Gila milik Ramadhan telah memiliki tiga cabang yang berada di area Kalampangan, Jalan RTA Milono, dan Jalan Mahir Mahar Km 8.

Ramadhan mengatakan, keuntungan usaha tidak seluruhnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Sebagian diputar kembali untuk mengembangkan usaha dan membuka cabang baru.

Selain harga, lokasi menjadi salah satu pertimbangan utama dalam mengembangkan usahanya.

Ramadhan menilai keberadaan booth di area Alfamart memberikan keuntungan karena berada di jalur yang mudah diakses masyarakat.

“Sebelum menjadi pelaku usaha, saya melihatnya dari sudut pandang pembeli. Saya tahu parkirnya bagaimana, aksesnya seperti apa. Makanya saya pikir salah satu Alfamart ini potensinya paling besar,” jelasnya.(*)

Editor : Agus Pramono
tahu gila tahu cripsy tahu cripsy palangka raya alfamart