Harga Cabai Rawit di Palangka Raya Tembus Rp140 Ribu per Kilogram

Anisa Bahril Wahdah • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 18:32 WIB
Pedagang cabai di pasar. AGUS PRAMONO/KALTENGPOS.JAWAPOS.COM
Pedagang cabai di pasar. AGUS PRAMONO/KALTENGPOS.JAWAPOS.COM

PALANGKA RAYA-Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Palangka Raya masih tinggi. Kenaikan harga ini telah berlangsung hampir setahun, sejak setelah Idulfitri lalu.

Cabai rawit lokal yang sebelumnya berada di kisaran Rp40 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram (kg), kini mencapai Rp140 ribu per kg. Sementara cabai dari Jawa dijual sekitar Rp100 ribu per kg, Rabu (23/9/2026).

Yulia, salah seorang pedagang lombok, mengatakan kenaikan harga dipengaruhi kemarau panjang yang berdampak terhadap produksi dan pasokan cabai. Kondisi tersebut juga membuat daya beli masyarakat menurun.

“Cabai lokal sebelumnya bahkan sempat mencapai Rp170 ribu per kg, sedangkan dari Jawa Rp130 ribu,” ujarnya.

Menurutnya, tingginya harga membuat konsumen mengurangi jumlah pembelian. Jika sebelumnya membeli dalam jumlah tertentu, kini sebagian pelanggan hanya membeli setengahnya.

“Pembeli tetap ada, tetapi porsinya dikurangi,” katanya.

Selain cabai, kenaikan harga juga mulai dirasakan pada sejumlah komoditas sayur-mayur lainnya. Kemarau panjang dinilai turut menekan ketersediaan hasil pertanian sehingga berdampak pada harga di pasar.

Di sisi pasokan, pedagang lebih memilih cabai lokal karena dinilai lebih segar dan kualitasnya lebih baik. Sementara cabai dari Jawa memang relatif lebih murah, tetapi perjalanan yang lebih panjang membuat kualitasnya menurun ketika tiba di Palangka Raya.

“Kalau dari luar memang lebih murah, tetapi karena perjalanan jauh biasanya sudah layu. Rasanya juga berbeda. Ada harga, ada kualitas,” ungkapnya.

Pedagang berharap pasokan cabai segera membaik sehingga harga kembali stabil. Kondisi tersebut dinilai penting agar pedagang tetap dapat berjualan dan masyarakat tidak terlalu terbebani tingginya harga cabai. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
cabai lokal cabai rawit daya beli masyarakat harga cabai