Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

296 Orang Siap Bertolak ke Tanah Suci, Bekali Jemaah dengan Manasik Haji

Anisa Bahril Wahdah • Rabu, 25 Februari 2026 | 15:19 WIB

 

Pelaksanaan manasik haji di Aula Arafah, Komplek Asrama Haji, Jalan George Obos, Kota Palangka Raya, Senin (23/2/2026).
Pelaksanaan manasik haji di Aula Arafah, Komplek Asrama Haji, Jalan George Obos, Kota Palangka Raya, Senin (23/2/2026).

Bulan suci Ramadan tengah dijalani. Tidak lama lagi, 296 jemaah haji Palangka Raya akan bertolak ke tanah suci. Kini, mereka sudah mulai mempersiapkan diri, termasuk manasik haji.

 

ANISA BAHRIL WAHDAH, Palangka Raya

 

GELORA semangat calon jemaah haji Kota Palangka Raya memenuhi Aula Arafah, Komplek Asrama Haji, Jalan George Obos, Kota Palangka Raya, Senin (23/2/2026). Sebanyak 296 jemaah, hadir mengikuti manasik haji yang dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Palangka Raya.

Tidak hanya datang dan duduk mengikuti rangkaian acara, mereka membawa energi semangat dan harapan menunaikan panggilan Allah Swt. Banyak dari Jemaah merupakan kaum lansia, termasuk jemaah disabilitas.

Terlihat ada jemaah disabilitas menggunakan kursi roda, hingga tuna netra. Tidak mengurangi semangat mereka memenuhi panggilan-Nya. Rasa bahagia menggebu dalam kalbu. Rindu tanah suci sudah tak terbendung lagi.

Haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh umat Islam yang memiliki kemampuan baik secara fisik, mental maupun finansial. Ibadah ini merupakan puncak penyempurna agama yang dilaksanakan di Baitullah Kota Makkah pada bulan Dzulhijjah mendatang.

Melalui manasik haji ini, menjadi bekal para jemaah dalam melaksanakan ibadah haji yang akan berlangsung tidak lama lagi. Bekal ini yang akan mereka bawa menjalankan ibadah di tanah suci.

“Manasik haji ini menjadi bekal kepada para jemaah yang akan melaksanakan ibadah haji tahun 2026 ini,” kata Kepala Kemenhaj Palangka Raya H Ahmad Fauzi, saat dibincangi usai manasik haji berlangsung.

Dalam rangka persiapan pelaksanaan ibadah haji 2026 ini, Kemenhaj Palangka Raya sudah melaksanakan berbagai persiapan. Mulai dari pendataan jemaah, pemeriksaan kesehatan hingga pelaksanaan manasik haji ini.

“Manasik ini penting dan wajib diikuti, melalui kegiatan ini akan dijelaskan berkaitan tata laksana ibadah di tanah suci, termasuk bagaimana jemaah menjaga kesehatan dan hal-hal lainnya,” katanya kepada Kalteng Pos.

Melalui manasik haji ini, jemaah diimbau untuk mempersiapkan diri lahir dan batin. Artinya, dari sudut pandang lahir, jemaah harus mempersiapan diri dengan fisik yang kuat dengan menjaga pola maka sehat, tidur teratur, hingga berlatih dengan olahraga.

 

Kepala Kemenhaj Palangka Raya, H Ahmad Fauzi.
Kepala Kemenhaj Palangka Raya, H Ahmad Fauzi.
“Di sana (tanah suci,red), akan banyak aktivitas fisik, seperti tawaf, lempa jumrah dan sai. Semuanya memerlukan fisik. Hal itu harus dipersiapkan mulai dari saat ini,” jelasnya.

Bahkan, pihaknya menyebut kegiatan wajib selama menjalankan ibadah haji memerlukan aktivitas fisik sekitar 50 kilometer. Belum lagi jika jemaah melaksanakan ibadah-ibadah umrah lainnya yang juga memerlukan fisik.

“Mulai saat ini, jemaah harus berlatih dengan olahraga, minimal jalan kaki dalam satu hari sejauh tiga hingga  empat kilometer,” imbuhnya.

Selain itu, dari sisi batin, jemaah harus juga mempersiapkan diri dengan memperkuat ibadah. Meski pada pelaksanaanya nanti jemaah mendapat buku saku untuk panduan melaksanakan ibadah haji.

“Meski nantinya mendapat buku saku, tidak ada salahnya jemaah meningkatkan ibadah mereka sebelum berangkat ke tanah suci,” ucap pria yang pernah menjabat sebagai Kepala MAN Model Palangka Raya ini.

Menurutnya, pada pelaksanaan manasik haji di daerah dibagi menjadi dua sesi. Pertama, manasik yang dilaksanakan oleh Kemenhaj tingkat kabupaten/kota dan manasik yang digelar di tingkat kecamatan.

“Saat manasik di tingkat kecamatan nanti, jemaah akan mendapat materi sekaligus praktik. Misal saja, tawaf mengelilingi ka'bah, lempar jumrah, sai hingga cara menggunakan ihram,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan besarnya, biaya penyelenggaraan ibadah haji 2026 secara nasional sebesar Rp87.409.365,45. Sementara itu, untuk biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) yang dibayarkan langsung oleh jemaah di wilayah Kalteng sebesar Rp55.538.922 per jemaah.

Dengan demikian, nilai manfaat yang diberikan kepada setiap jemaah yakni Rp33.215.558 atau 38% persen dari BPIH, ditanggung oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“Angka Rp55 juta lebih itu dibayarkan oleh jemaah, sudah termasuk pendaftaran di awal, sehingga jemaah tinggal pelunasan di sisanya saja,” ucap H Fauzi.

Fauzi menyebut, angka Rp33 juta lebih yang disubsidi oleh pemerintah yang dikelola oleh BPKH RI akan sangat bermanfaat bagi para jemaah. Menurutnya, dari manfaat dana haji ini, akan menekan angka biaya haji yang dibayarkan oleh jemaah.

“Tentu dengan adanya manfaat dana haji ini bisa mengurangi beban jemaah,” tambahnya.

Menurutnya, biaya transportasi berangkat dan kembali ke tanah air sangat tinggi. Untuk itu, dengan adanya manfaat dana haji ini bisa membantu biaya pelaksanaan haji seperti catering dan keperluan lainnya.

“Terkait detail memang sudah dirapatkan di tingkat pusat baik oleh Kemenhaj, BPKH termasuk DPR. Kami di daerah melaksanakan keputusan yang sudah final, yang pasti dana manfaat haji ini sangat berdampak kepada Jemaah,” bebernya.

Pihaknya juga mengimbau kepada jemaah agar tidak terprovokasi dengan informasi-informasi yang beredar di media sosial yang belum jelas kebenarannya. “Berprasangka baik saja, selama pelayanan kita di sana (tanah suci, red) diberikan dengan baik. Jika ada secuil kekurangan tentu menjadi evaluasi,” singkatnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin yang hadir dalam pembukaan manasik haji ini mengapresiasi para Jemaah yang antusias mengikuti kegiatan. Lantaran, melalui manasik ini Jemaah bisa mendalami informasi termasuk simulasi praktik.

“Sebagai wujud komitmen Pemko Palangka Raya, kami akan memfasilitasi para Jemaah seperti tahun-tahun sebelumnya, dengan memberikan pelayanan terbaik bagi warga yang akan menunaikan ibadah haji,” tutupnya. (*)

Editor : Anisa Bahril Wahdah
#ibadah haji #manasik haji #Haji 2026