Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Sosok Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, Gugur dalam Berantas Narkoba, Pupus Rencana Menikah

Agus Pramono • Senin, 6 Juli 2026 | 12:30 WIB
Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana
Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana

KASONGAN-Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Polres Katingan atas gugurnya Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana saat menjalankan tugas dalam operasi penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan.

Di balik pengabdian terakhirnya sebagai anggota Polri, tersimpan kisah haru tentang impian membangun rumah tangga yang tak pernah terwujud.

Baca Juga: Bripda Nopandri Ramadhana, Identitas Anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang Ditemukan Meninggal

Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana dimakamkan secara kedinasan di Kasongan, Minggu (5/7/2026). Upacara penghormatan terakhir dipimpin Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono.

Nopandri merupakan putra asli Kabupaten Katingan. Ia adalah anak bungsu dari dua bersaudara, pasangan Sakino dan Malsitah. Kakak laki-lakinya diketahui bekerja sebagai tenaga kesehatan di Puskesmas Kasongan.

Perjalanan pendidikannya dimulai di SD Negeri 3 Kasongan Baru dan lulus pada 2014. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 3 Katingan Hilir, sebelum menamatkan pendidikan di SMA Negeri 2 Katingan Hilir. Setelah bergabung dengan kepolisian, Nopandri mengawali karier sebagai personel Satsamapta Polres Katingan. 

Pada 2024, ia dipercaya bergabung dengan Satresnarkoba Polres Katingan dan sempat mengikuti pendidikan serta pelatihan kemampuan penyidik reserse narkoba untuk meningkatkan kompetensinya dalam memberantas peredaran narkotika.

Baca Juga: Jasad Bripda Nopandri Ramadhana Terbawa Arus sampai Tumbang Lahang, Berikut Jarak dari Tumbang Kalemei

Namun, pengabdian tersebut harus dibayar mahal. Nyawanya gugur saat menjalankan tugas dalam operasi penindakan terhadap bandar narkoba.

Di tengah suasana duka, pihak keluarga mengungkap kisah yang membuat banyak pelayat tak kuasa menahan air mata. Perwakilan keluarga, Edi Rahmat Sosiawan, mengatakan almarhum sebenarnya telah memiliki rencana untuk segera melangsungkan pernikahan.

"Almarhum ini sebetulnya akan meminang seseorang sebagai calon istrinya. Sekarang juga hadir di tengah-tengah kita, termasuk calon mertua,"ungkap Edi dengan suara bergetar saat prosesi pemakaman.

Menurutnya, kepergian Nopandri menjadi cobaan berat bagi keluarga. Meski demikian, ia mengajak seluruh keluarga untuk tetap tabah dan menerima ketentuan Tuhan.

 

 

"Di balik cobaan yang berat ini, insyaallah, kita akan menerima kebaikan dan hikmah yang lebih besar,"ujarnya.

Keluarga juga memohon maaf kepada seluruh rekan kerja, sahabat, maupun masyarakat apabila selama hidup almarhum pernah melakukan kesalahan, baik dalam kedinasan maupun kehidupan sehari-hari.

"Mohon kiranya dibukakan pintu maaf bagi almarhum. Kita juga mohon doa, semoga almarhum diberikan ampunan oleh Allah SWT atas kesalahan semasa hidupnya, serta diterima segala amal, ibadah, dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara,"tutur Edi.

Baca Juga: Jenazah Bripda Nopandri Ramadhana Tiba di RS Bhayangkara, Siap Jalani Autopsi

Dalam upacara pemakaman, Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono memimpin penghormatan terakhir kepada almarhum. Tradisi kebesaran Polri ditandai dengan penyerahan Bendera Merah Putih kepada keluarga sebagai simbol penghormatan negara atas jasa, pengabdian, dan pengorbanan Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana.

Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga. Ia menegaskan bahwa almarhum telah menunjukkan dedikasi, keberanian, dan loyalitas luar biasa dengan mengorbankan jiwa demi menegakkan hukum serta memberantas peredaran narkotika.

Menurutnya, pengorbanan Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana akan selalu menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri untuk menjalankan tugas secara profesional, bertanggung jawab, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Baca Juga: Kronologi Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan: Satu Warga Tewas, Polisi Dikepung, Satu Gugur dan Dua Hilang

Upacara ditutup dengan doa bersama dan penghormatan terakhir dari seluruh peserta. Kepergian Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, dan masyarakat Katingan. 

Namun, semangat pengabdian dan keberaniannya akan terus dikenang sebagai wujud nyata pengamalan nilai-nilai Tribrata dalam menjaga keamanan masyarakat dan memerangi peredaran narkoba.(*)

Editor : Ayu Oktaviana
#briptu anumerta nopandri ramadhana #peredaran narkotika #bandar narkoba #polres katingan