KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Reza Arap Oktovian mencoba peruntungan baru di industri perfilman. Setelah dikenal sebagai musisi dan kreator digital, ia kini resmi menjalani debut sebagai sutradara melalui film panjang berjudul Harusnya Horor.
Tak hanya berada di balik kamera, Reza Arap juga ikut tampil sebagai salah satu pemain utama dalam film bergenre horor komedi tersebut. Ia pun memasang target besar untuk karya perdananya itu.
Reza Arap berharap Harusnya Horor mampu menarik perhatian masyarakat dan mencapai jumlah penonton yang tinggi saat tayang di bioskop. Ia bahkan menyebut angka satu juta penonton sebagai batas minimum yang ingin dicapai.
“Kalau di bawah 1 juta (penonton) sih gue delete Ig ya. Gile lu kalau di bawah 1 juta,” ujar Reza Arap saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (2/7/2026).
Menurutnya, target tersebut cukup realistis melihat dukungan dari para pemain serta komunitas yang ikut terlibat dalam film tersebut. Ia menilai kekuatan promosi dan basis penggemar menjadi modal penting untuk membawa penonton ke bioskop.
Namun, angka satu juta bukanlah batas akhir yang ia bayangkan. Reza Arap justru mengaku memiliki harapan lebih tinggi dan ingin film tersebut bisa mencapai jutaan penonton selama masa penayangan.
Ia memperkirakan Harusnya Horor berpeluang ditonton sekitar 4,3 juta orang jika respons publik sesuai harapan.
“Angka ya? 4,3 juta. Kalau ego kesenggol,” katanya.
Kepercayaan diri itu muncul karena film tersebut melibatkan sembilan anggota AAA Clan yang memiliki basis penggemar masing-masing. Selain itu, ia melihat beberapa proyek sebelumnya seperti Marapthon Season 3 dan FESTIVAAAL menjadi bukti besarnya dukungan dari komunitas mereka.
Meski membawa target ambisius, Reza Arap tetap menyadari perjalanan sebuah film tidak hanya bergantung pada popularitas pemain. Ia mengaku ingin penonton menikmati cerita yang telah dibuat bersama tim.
Bagi Reza Arap, Harusnya Horor memiliki makna personal karena menjadi salah satu karya yang berkesan dalam perjalanan kariernya. Film tersebut juga didedikasikan sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang Lula Lahfah yang pernah terlibat dalam pengembangan cerita.
Harusnya Horor menjadi langkah awal Reza Arap memasuki dunia penyutradaraan film layar lebar. Film yang mempertemukan para anggota AAA Clan itu dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026. (*)
Editor : Ayu Oktaviana