KALTENG POS – Sebuah sejarah baru tercipta di industri hiburan dunia. Ajang penghargaan film paling bergengsi, Academy Awards atau Oscar, resmi mengumumkan langkah revolusioner untuk beralih sepenuhnya ke platform digital. Mulai tahun 2029, Oscar tidak akan lagi ditayangkan di televisi konvensional dan akan hadir secara eksklusif di YouTube.
Keputusan besar ini diumumkan langsung oleh Akademi Seni dan Sains Film (AMPAS) pada Rabu (17/12/2025). Langkah ini menandai berakhirnya kerja sama legendaris antara pihak Akademi dengan jaringan televisi ABC, yang telah menjadi "rumah" bagi siaran Oscar selama lebih dari setengah abad.
Transisi ke YouTube ini bukan tanpa alasan. Dengan beralih ke platform streaming terbesar di dunia tersebut, Akademi bertujuan untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan lebih muda. Berikut adalah beberapa poin utama dari perubahan besar ini:
Penggemar film di seluruh dunia dapat menyaksikan kemegahan malam puncak Oscar secara langsung tanpa perlu berlangganan kabel TV.
Baca Juga: Roblox Error! Ribuan Gamer Keluhkan Gagal Login dan Game Sering Crash
Platform YouTube memungkinkan adanya fitur interaktif seperti live chat, berbagai sudut pandang kamera (multi-cam), hingga konten eksklusif di balik layar secara real-time.
Tanpa batasan hak siar wilayah yang kaku seperti pada televisi konvensional, penonton dari berbagai belahan dunia bisa mengakses siaran dalam waktu yang bersamaan.
Keputusan ini sekaligus memutus sejarah panjang Oscar bersama ABC. Selama puluhan tahun, ABC telah menjadi mitra setia dalam menyiarkan momen-momen ikonik sinema dunia ke ruang tamu jutaan orang.
Namun, perubahan pola konsumsi media masyarakat yang kini lebih memilih platform on-demand dan streaming membuat pihak Akademi berani mengambil langkah berani ini.
"Kami berterima kasih kepada ABC atas dedikasinya selama lebih dari 50 tahun. Namun, masa depan adalah digital, dan kami ingin memastikan Oscar tetap relevan serta dapat diakses oleh setiap pencinta film di mana pun mereka berada," tulis pernyataan resmi dari pihak Akademi. (*)
Editor : Kiki Rizqie