Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik

Kebakaran Rumah Kosong, Api Berhasil Dicegah Menjalar ke Depo Pertamina Sampit

Agus Pramono • Rabu, 23 Juli 2025 | 19:10 WIB

 

Petugas pemadam kebakaran saat melakukan pemadaman rumah kosong yang terbakar dekat depo pertamina Sampit, Rabu (23/7/2025).
Petugas pemadam kebakaran saat melakukan pemadaman rumah kosong yang terbakar dekat depo pertamina Sampit, Rabu (23/7/2025).

SAMPIT- Kebakaran kembali terjadi di Jalan Michran Ali Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) atau tepatnya di samping area Depo Pertamina Sampit.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 14.05 Wib dan sempat memicu kekhawatiran warga, karena besampingan dengan Depo Pertamina, dan berkat kesigapan tim pemadam kebakaran dan relawan Pemburu Api, berhasil dipadamkan dan kobaran api tidak meluas ke kawasan strategis di sekitarnya.

Bangunan yang terbakar diketahui merupakan rumah kayu yang sudah tidak berpenghuni. Rumah tersebut sebelumnya ditempati oleh seorang perempuan lanjut usia yang telah meninggal dunia pada awal tahun 2024. Sejak saat itu, rumah dalam kondisi kosong dan tidak aktif digunakan.

“Alhamdulillah, musibah ini bisa kami atasi dengan cepat. Api tidak sampai merembet ke bangunan lain, apalagi lokasinya sangat dekat dengan Depo Pertamina, yang tentunya menjadi perhatian utama kami dari sisi keamanan,” ungkap salah satu petugas di lokasi kejadian, Senin (22/7/2025).

Meskipun sumber api belum dapat dipastikan secara resmi, petugas mencatat adanya instalasi listrik di bangunan tersebut, termasuk dua titik lampu satu di bagian depan dan satu di belakang.

Namun, dugaan sementara belum mengarah pada penyebab tertentu dan masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut dari tim berwenang.

“Kita memang menemukan sisa-sisa instalasi listrik di dalam rumah, tapi kami belum bisa memastikan apakah itu sumber api. Akan ada tim khusus yang melakukan penyelidikan lebih lanjut,” lanjutnya.

Sementara Lurah Baamang Hulu, Rudi Setiawan mengatakan berdasarkan keterangan warga sekitar, rumah tersebut dulunya dihuni oleh pasangan lansia.

Sang suami telah lebih dulu meninggal dunia sekitar 4 tahun lalu, disusul istrinya yang wafat pada awal 2024.

Semasa hidup, penghuni rumah dikenal sebagai pengumpul barang bekas atau rongsokan. Sejak kepergian keduanya, rumah tersebut dibiarkan terbengkalai.

“Dulu almarhumah yang terakhir tinggal di rumah ini memang sering terlihat mengumpulkan barang bekas untuk bertahan hidup. Setelah beliau meninggal, rumah ini tidak ada yang menempati lagi,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, Keberhasilan tim pemadam dan relawan dalam menangani kebakaran tersebut mendapat apresiasi karena dinilai cepat dan efektif, terutama mengingat letaknya yang hanya beberapa meter dari fasilitas vital milik negara, yakni Depo Pertamina.

“Kami bersyukur respons cepat dari tim di lapangan. Ini menunjukkan kesiapsiagaan yang patut diapresiasi, apalagi lokasi kejadian sangat dekat dengan objek vital nasional,” pungkasnya.(bah)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Agus Pramono
#kebakaran #sampit #rumah #Depo Pertamina Ampenan