TANAH BUMBU- Tim SAR berhasil menemukan helikopter Tipe BK117 D3 milik Estindo Air yang hilang kontak. Istri pilot menyampaikan pesan menyentuh di media sosialnya.
Tim menemukan di hutan Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan.
Bangkai helikopter yang terbang dari Bandara Gusti Sjamsir Alam, Kotabaru, menuju Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya itu ditemukan dalam kondisi terbakar.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), melalui Direktur Operasi, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, Rabu (3/9/2025) malam menyampaikan bangkai dan korban sudah ditemukan. Satu korban ditemukan 100 meter dari bangkai helikopter.
Adapun daftar nama penumpang antara lain, Pilot yang menerbangkan helikopter Kapten Haryanto, dengan Hendra sebagai engineer.
Sementara enam penumpang sipil yang ikut dalam penerbangan ini adalah Mark Werren, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar, Claudine Quito, serta Iboy dan Irfan Rosa.
istri sang pilot yang diketahui bernama Asya menuliskan pesan menyentuh di unggahan sosial medianya.
Unggahan itu beredar luas. Wanita asal Makassar itu berharap agar ada keajaiban dan suaminya bisa ditemukan selamat. "Sayang sudah dua hari tak ada chabarta. Aku mohon ya Allah berikan mukzizatmu," tulisnya.
Bangkai helikopter ditemukan sekitar pukul 14.45 WITA, tim SRU Dara Alpha Team yang dipimpin oleh Adi Maulana selaku Koordinator Pos SAR Kotabaru.
Tim melihat ada reruntuhan badan helikopter di koordinat 03° 5’6” S – 115° 37’39.07” E, sekitar 700 meter dari titik koordinat yang sebelumnya diberikan oleh KNKT.
"Pada pukul 15.53 Wita, tim menemukan satu korban yang berjarak sekitar 100 meter dari badan pesawat. Korban telah dilakukan proses body packing dan siap dievakuasi ke posko lapangan,"ungkapnya.
Berdasarkan pengamatan awal, lanjut Yudhi, masih terdapat korban lain di dalam badan helikopter.
Diduga, seluruh penumpang helikopter sebanyak delapan orang dinyatakan tewas.(ram)
Editor : Agus Pramono