PALANGKA RAYA-Wanita muda dengan penampilan sedikit terbuka berbelanja ke Alfamart. Dia mengambil barang-barang yang menurutnya menarik.
Pelayan toko modern tak curiga. Mempersilahkan sepuas-puasnya memilih dan sampai akhirnya di meja kasir.
Di meja kasir inilah kecurigaan muncul. Wanita berbaju hijau itu tak ada uang untuk membayar. Sampai akhirnya diketahui, jika yang bersangkutan adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ)
Tim rescue dari Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya mendapat laporan langsung menuju lokasi Alfamart yang berada di Jalan G.Obos XX, Rabu (25/9/2025).
Wanita yang tidak diketahui indentitas nya tersebut diamankan tim damkar karena dirinya telah membuat kekacauan dan keresahan di toko minimarket tersebut.
Ketua Tim Rescue Damkar, Sucipto dalam keterangan nya menjelaskan bahwa timnya di hubungi oleh pihak Yayasan Pemulihan ODGJ Borneo yang meminta bantuan untuk evakuasi terhadap wanita tersebut.
Dikatakannya bahwa awalnya pihak yayasan Borneo sendiri dihubungi oleh warga yang memberitahu ada seorang wanita yang diduga pengidap gangguan jiwa membuat keresahan di minimarket Alfamart tersebut.
“Pihak Yayasan Pemulihan ODGJ Borneo , meminta agar dapat membantu mengevakuasi ODGJ yang di laporkan itu “ terang Sucipto.
Sucipto menceritakan bahwa dari keterangan pelayan Alfamart yang melihat wanita tersebut datang bahwa sesudah masuk ke dalam minimarket wanita itu langsung bergerak mengambil sejumlah barang kebutuhan yang dijual di minimarket tersebut.
“Yang bersangkutan mengambil barang belanjaan di Alfamart lumayan banyak dan di susun di lantai keramik,“ cerita Sucipto.
Dikatakanya, pelayan Alfamart yang melihat barang ditaruh dilantai kemudian datang memberikan keranjang belanjaan dan membantu memuatkan barang belanjaan kedalam keranjang belanjaan serta kemudian membantu menghitung harga jumlah belanjaan perempuan tersebut.
“Kata penjaga Alfamart sekitar 500.000an nilai belanjaa itu,“ katanya menyebut nilai belanjaan wanita ODGJ tersebut.
Namun saat membayar ternyata wanita tersebut diketahui tidak memiliki uang.
Mengetahui hal itu pelayan minimarket pun langsung menahan seluruh belanjaan perempuan tersebut.
Kejadian ini pun mendapat perhatian dari warga kebetulan yang ada di sekitar minimarket Alfamart di Jalan G Obos tersebut.
Sucipto menjelaskan dari sejumlah tanda yang sempat diamati oleh tim Damkar sebelum melakukan evakuasi, perempuan tersebut diduga memang mengidap gangguan jiwa.
“Perempuan ini di bujuk warga untuk duduk dan komunikasi , terkadang menyambung terkadang tidak , dan aroma badan tidak sedap , juga rambutnya agak berbau , penuh ikatan karet yang melilit , baju pendek dan rok pendek,“ kata Sucipto menjelaskan ciri yang diamati dari perempuan tersebut.
Sucipto mengatakan bahwa setelah memastikan bahwa perempuan tersebut diduga mengidap gangguan jiwa Tim rescue Damkar pun langsung bergerak melakukan evakuasi dan membawa perempuan tersebut ke Yayasan Pemulihan ODGJ Borneo untuk dilakukan perawatan dan identifikasi menunggu pihak keluarga datang.
“Perempuan itu dibawa ke rumah Yayasan pemulihan ODGJ , sesampainya di lokasi Yayasan Borneo , langsung disambut oleh pihak yayasan dan di buka ikatan rambutnya namun sulit sekali, akhirnya di potong saja , berbentuk rambut tipis pankrok, selanjutnya di kawal petugas perempuan untuk dimandikan di kamar mandi perempuan khusus’ ujar Sucipto mengakhiri keterangan nya.(sja/ram)