Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Pencarian Lansia yang Diterkam Buaya di Sungai Rangkang Belum Membuahkan Hasil

Agus Pramono • Senin, 24 November 2025 | 10:20 WIB
Pencarian warga hilang diduga diterkam buaya.BPBD
Pencarian warga hilang diduga diterkam buaya.BPBD

SAMPIT-Upaya pencarian terhadap Muhran (63), warga Desa Satiruk yang hilang setelah diduga diterkam buaya di Sungai Rangkang, Kecamatan Pulau Hanaut, masih terus dilakukan.

Hingga Senin (23/11/2025) pagi, tim gabungan BPBD Kotawaringin Timur (Kotim), SAR Sampit, dan sejumlah relawan belum membuahkan hasil.

Sejak pagi, tim telah memasuki area Sungai Rangkang menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) milik SAR Sampit.

Perahu berkecepatan tinggi itu menjadi satu-satunya unit yang dinilai aman untuk menelusuri jalur sungai yang dipenuhi arus pasang surut.

“Kami masuk ke Sungai Rangkang pagi ini menggunakan RIB SAR Sampit. Kesulitan kami adalah kondisi pasang surut,” ujar Multazam, Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Senin (24/11/2025).

Menurut Multazam, pencarian pada hari sebelumnya dilakukan dengan menyisir tepian sungai menggunakan perahu karet.

Namun hingga kini, tanda-tanda keberadaan korban belum ditemukan. Menurutnya, sungai Rangkang merupakan habitat alami buaya.

“Kemarin kami lakukan penyisiran dari arah pantai memakai perahu karet BPBD, tetapi korban belum ditemukan. Informasi dari tim di lapangan, Sungai Rangkang ini memang habitat buaya,” sambungnya.

Tim pencarian terus menyusuri jalur sungai hingga mendekati muara. Selain BPBD dan SAR, pencarian juga melibatkan warga setempat yang mengenal kondisi perairan tersebut.

“Kami berharap korban segera ditemukan. Tim terus bekerja maksimal, baik dari jalur sungai maupun pemantauan di sekitar muara,” ujar Multazam.

Hingga berita ini diterbitkan, pencarian masih berlangsung. BPBD Kotim mengimbau warga pesisir agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sungai yang diketahui menjadi wilayah pergerakan buaya. (mif)

Editor : Ayu Oktaviana
#Sungai rangkang #habitat buaya #diterkam buaya #meningkatkan kewaspadaan #kotawaringin timur