SAMPIT – Peristiwa memilukan menimpa seorang bocah perempuan berusia 12 tahun yang menikmati libur tahun baru 2026 di objek wisata Danau Salju Jalan Jenderal Sudirman kilometer 6.
Anak tersebut meregang nyawa setelah tenggelam selama sekitar dua jam di danau itu pada Kamis (1/1/2026).
Hingga kini, penyebab pasti tenggelamnya korban masih belum dapat dipastikan.
Bamun, di dalam obrolan grup WhatsApp Forum Sampit Siaga mengungkapkan dugaan penyebab tenggelamnya korban.
Seorang relawan swadaya pemadam api Baamang Tengah, 08 Rpras, yang tergabung dalam grup tersebut dan berada tidak jauh dari lokasi kejadian, menyebut korban diduga terjebal alga hingga akhirnya tenggelam.
"Korban diduga masuk ke air karena terlilit alga air di danau dan posisi orang tua luput," ujarnya.
Saat dikonfirmasi Kalteng Pos, ia menjelaskan bahwa ia sempat melihat anak tersebut berada di bagian tengah danau.
Posisi korban disebut cukup jauh dari area aman yang telah ditandai petugas menggunakan tali pembatas.
"Posisi anak itu kalau dilihat dari TKP tadi berada di tengah danau. Kemungkinan dia berenang. Saat itu saya lagi mancing tidak jauh dari lokasi," katanya.
Ia menuturkan, kondisi danau dipenuhi alga serta lumpur yang berpotensi menghisap. Berdasarkan pengalamannya mengikuti pelatihan kebencanaan di lokasi tersebut, ia memperkirakan korban terlilit alga atau terhisap lumpur saat berada di dalam air.
"Waktu berenang itu mungkin entah terkena alga atau lumpur yang menghisap itu. Soalnya waktu pelatihan dulu pernah berenang di situ," bebernya.
Namun demikian, ia mengaku belum dapat memastikan apakah korban memiliki kemampuan berenang atau tidak.
Menurutnya, korban sempat diberikan pertolongan pertama dengan melakukan pemompaan pada bagian dada, tetapi upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
"Kalau dari saksi itu ada yang bilang bisa berenang ada yang tidak. Tadi sempat dipompa dadanya. Tapi tidak berhasil soalnya air sudah duluan masuk," imbuhnya.
Korban diketahui berada di dalam air selama sekitar dua jam sebelum akhirnya ditemukan. Setelah dilakukan pertolongan pertama di lokasi, korban segera dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan. (mif)
Editor : Agus Pramono