Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Korban Penusukan di MHU Dalam Kondisi Kritis, Jalani Operasi Darurat

Agus Pramono • Selasa, 6 Januari 2026 | 16:30 WIB
Ilustrasi penusukan
Ilustrasi penusukan

 

SAMPIT – Pria yang ditemukan bersimbah darah di salah satu perkebunan sawit di Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU) masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Murjani Sampit.

Korban mengalami luka tusukan di bagian leher depan yang menyebabkan perdarahan hebat hingga penurunan kesadaran.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr Murjani Sampit, dr Anggun Iman Hernawan, menjelaskan bahwa korban datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam kondisi tidak stabil dan kesadarannya menurun drastis.

“Pasien datang ke IGD dengan penurunan kesadaran akibat luka tusukan di leher bagian depan. Kemungkinan terjadi perdarahan yang cukup banyak sehingga kondisi pasien saat masuk memang tidak baik,” ujarnya saat ditemui, Selasa (6/1/2026).

Ia menyebutkan, penurunan kesadaran pada korban diketahui sudah terjadi sejak sebelum dirawat. Korban kemudian masuk IGD RSUD dr Murjani pada Senin (5/1/2026) siang.

“Penurunan kesadaran dimulai sejak jam 12 siang. Pasien masuk IGD dengan kondisi penurunan kesadaran dan ditemukan luka tusukan di leher bagian depan disertai perdarahan,” jelasnya.

Setelah dilakukan penanganan awal di IGD, pihak rumah sakit segera menghubungi dokter bedah. Laporan ke dokter bedah dilakukan sekitar pukul 15.44 WIB, dan diputuskan untuk segera melakukan tindakan operasi.

“Tata laksana awal dilakukan di IGD, kemudian dilaporkan ke dokter bedah dan diputuskan untuk dilakukan tindakan operasi segera,” katanya.

Menurutnya, tindakan operasi berupa debridement dan eksplorasi luka, termasuk penjahitan serta upaya menghentikan perdarahan di area leher. Pada sekitar pukul 16.30 WIB, pasien juga telah dilakukan intubasi dan dipasang alat bantu napas.

“Operasi dilakukan untuk membersihkan luka, eksplorasi, menjahit luka, serta menghentikan perdarahan di bagian leher. Pasien juga sudah dilakukan intubasi dan menggunakan ventilator,” ungkapnya.

Saat ini, korban dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) dengan kondisi masih kritis. Pihak rumah sakit terus melakukan pemantauan ketat terhadap perkembangan kondisi pasien.

“Untuk kondisi terkini, informasi dari ICU menyebutkan pasien masih dalam kondisi kritis. Saya sendiri belum melihat langsung ke ICU, tetapi laporan yang kami terima memang masih kritis,” jelasnya.

Korban diketahui bernama Viktor Nanggur, lahir pada 21 Juli 1995. Hingga kini, penanganan medis masih terus dilakukan sembari menunggu perkembangan kondisi pasien.

Sebelumnya diberitakan, Viktor diketahui bersimbah darah di area perkebunan sawit di Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU). Kepolisian masih menyelidiki penyebab kejadian tersebut, apakah akibat tindak kekerasan atau dugaan percobaan bunuh diri.(mif/ram)

Editor : Ayu Oktaviana
#perdarahan #instalasi gawat darurat #percobaan bunuh diri #Mentaya Hilir Utara #perkebunan sawit #penurunan kesadaran #RSUD dr Murjani Sampit #tindak kekerasan #Luka Tusukan