PANGKALAN BUN – Setelah menerima banyak laporan terkait aksi pencurian dengan sasaran toko, jajaran Polres Kotawaringin Barat (Kobar) akhirnya berhasil mengungkap pelaku. Seorang pria berinisial YDS diamankan polisi bersama sejumlah barang bukti hasil kejahatan.
Pelaku ditangkap usai melakukan aksinya di Toko Global Top atau Top Cel yang beralamat di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Raja, Kecamatan Pangkalan Bun.
Saat ini, YDS telah diamankan di Mapolres Kotawaringin Barat dan tengah menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Theodorus Priyo Santoso melalui Kasat Reskrim AKP M. Fachurrazzi membenarkan penangkapan tersebut.
Ia menjelaskan, aksi ninja sarung itu diketahui saat pemilik toko baru saja membuka usahanya dan mendapati kondisi toko dalam keadaan berantakan.
“Awalnya pemilik toko mengira etalase handphone dan beberapa ruangan berantakan karena ulah tikus,” ujar Fachurrazzi.
Namun, kecurigaan muncul setelah pemilik dan karyawan memeriksa bagian plafon toko dan mendapati kondisinya jebol. Dari situ, mereka menyadari bahwa toko telah dimasuki pencuri.
“Begitu melihat plafon dalam keadaan jebol, pemilik langsung terkejut dan berpikiran ada maling,” jelasnya.
Pemilik dan karyawan kemudian melakukan pendataan terhadap barang-barang yang ada di dalam toko. Hasil pemeriksaan menunjukkan sejumlah handphone yang dipajang di etalase telah hilang. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.
Mendapat laporan itu, polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi dan barang bukti.
Dari hasil penyelidikan, polisi mendapati rekaman dan informasi tentang seseorang yang masuk ke toko dengan mengenakan sarung yang digunakan layaknya penutup wajah.
“Pelaku diketahui menggunakan sarung saat beraksi, dibuat seperti ninja,” ungkap Fachurrazzi.
Setelah didalami, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku berinisial YDS yang diketahui berstatus sebagai mahasiswa. Pelaku kemudian ditangkap dan digelandang ke Mapolres Kotawaringin Barat.
“Alhamdulillah pelaku berhasil kami amankan. Saat ini masih kami dalami apakah ada tempat kejadian perkara (TKP) lain, karena indikasinya bukan hanya toko, tetapi juga sekolah,” pungkasnya. (son/ram)
Editor : Ayu Oktaviana