BUNTOK – Kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang sempat viral di media sosial dan menghebohkan warga Kabupaten Barito Selatan (Barsel) akhirnya berhasil diungkap pihak kepolisian.
Polres Barsel memastikan peristiwa yang dilaporkan terjadi di Jalan Pahlawan pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 04.30 WIB tersebut ternyata merupakan rekayasa.
Kapolres Barsel AKBP Jekcson R Hutapea menyampaikan, setelah dilakukan penyelidikan mendalam dan olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan bukti kuat yang mengarah pada aksi perampokan sebagaimana laporan awal korban berinisial MRP.
“Dari hasil penyelidikan, fakta di lapangan tidak sesuai dengan keterangan korban. Tidak ditemukan jejak pelaku maupun tanda-tanda pencurian dengan kekerasan,” ujar AKBP Jekcson R Hutapea saat konferensi pers di Mapolres Barsel, Selasa (20/1/2026).
Sebelumnya, korban MRP melaporkan bahwa dirinya diserang oleh pelaku bersenjata tajam yang masuk melalui jendela kamar dan membawa kabur uang tunai sebesar Rp8 juta.
Namun, kejanggalan dalam kronologi membuat penyidik melakukan pemeriksaan lanjutan secara detail.
Terlilit pinjol
Hasilnya, ternyata perampokan itu direkayasa oleh anak pemilik rumah. Yang awalnya sebagai korban, akhirnya mengakui bahwa kejadian tersebut tidak pernah terjadi.
Luka robek di tangan kanan yang semula diklaim akibat serangan pelaku, ternyata dibuat sendiri menggunakan pisau dapur agar skenario terlihat nyata.
“Motif korban membuat laporan palsu karena terlilit masalah utang pinjaman online,” tegas Kapolres.
Atas perbuatannya, korban diberikan sanksi berupa pernyataan tertulis dan pembinaan.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial tanpa klarifikasi resmi dari pihak berwenang.(ena/ram)
Editor : Agus Pramono