Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Terungkap, Mayat Perempuan di Parit Kawasan Dinas Pariwisata Lamandau Ternyata Dihabisi Kekasih Barunya

Agus Pramono • Senin, 26 Januari 2026 | 15:23 WIB
Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono, didampingi Kasat Reskrim AKP Jhon DM bongkar kasus pembunuhan.RUSLAN/KALTENG POS
Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono, didampingi Kasat Reskrim AKP Jhon DM bongkar kasus pembunuhan.RUSLAN/KALTENG POS

 

NANGA BULIK - Kepolisian Resort (Polres) Lamandau berhasil mengungkap kasus penemuan mayat perempuan tanpa identitas di saluran air (parit) kawasan Kantor Dinas Pariwisata Lamandau, Jalan Mas Kaya Pengaruh, RT 12 Kelurahan Bulik, Minggu (25/1/2026).

Korban diketahui seorang janda dua anak, bernama Hetty Noviani (30) warga Kelurahan Bulik, Kabupaten Lamandau.

Ia sempat dikabarkan tidak pulang kerumah selama 2 hari terakhir sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan tubuh terdapat luka.

Adapun identitas pelaku merupakan seorang karyawan swasta buruh sawit, bernama Arif Prasetiyo (30) warga RT 5 Kelurahan Bulik, yang tidak lain adalah kekasih baru korban. Keduanya diketahui baru kenal sekitar satu bulan terakhir sejak awal tahun 2026.

 

Janji tak ditepati dan tamparan di pipi

Motif pembunuhan dilatarbelakangi cekcok antara kedua belah pihak akibat janji pelaku kepada korban yang tidak ditepati untuk membelikan perhiasan gelang emas dan sepepda mainan untuk anak korban.

“Pelaku dan korban sempat bertemu di kawasan bundaran rusa, karena malu cekcok di tempat keramaian, pelaku membawa korban untuk berbicara di tempat yang sepi sekitaran Jalan Maskaya Pengaruh (tempat mayat korban ditemukan,” Kata Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono, didampingi Kasat Reskrim AKP Jhon D.M. dalam keterangan persnya, di Mapolres Lamandau, Senin (26/1/2026).

Berdasarkan keterangan pelaku, saat cekcok korban sempat menampar kemudian dibalas oleh palaku dengan menampar wajah korban bagian mata, tak sampai disitu pelaku juga mencekik korban hingga tewas.

“Setelah mengatahui korbannya tewas, untuk menghilangkan jejak, pelaku kemudian menyeret korban sekitar 10 meter dari TKP awal dan membuang mayat tersebut ke saluran air,” jelas Kapolres.

 

Barang berharga dibawa kabur

Kapolres menambahkan, Pelaku juga membawa barang-barang milik korban, diantaranya Handphone, Dompet, dan Motor.

“Pelaku sempat menjual hp korban ke conter seharga Rp 500 ribu, sedangkan motor korban sudah ditawarkan ke medsos seharga Rp 5 juta, namun belum laku,” ungkapnya.

Dari hasil pengembangan terhadap pelaku, Polisi menemukan bahwa pelaku merupakan seorang pecandu judi online berat hal ini diketahui dari hasil pemeriksaan terhadap hp yang bersangkutan.

Saat ini pelaku sudah diamankan oleh Polres Lamandau, selain itu petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit kendaraan sepeda motor milik korban, satu unit hp yang sebelumnya sempat dijual, satu unit hp milik korban, dan pakaian serta aksesoris milik korban. (lan)

Editor : Agus Pramono
#perempuan dibunuh #Lamandau #pembunuhan #janda #Motif #dinas pariwisata