Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

SPBE di Sampit Disegel, Diduga Ada Permainan terkait Volume Gas Subsidi yang Isinya Tak Sampai 3 Kilogram

Agus Pramono • Jumat, 13 Februari 2026 | 15:00 WIB
SPBE di Kotim disegel Polda Kalteng
SPBE di Kotim disegel Polda Kalteng

SAMPIT – Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Niaga, Kelurahan Pelangsian, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tengah menjadi sorotan.

Pasalnya dalam inspeksi mendadak yang dilakukan Tim Indaksi Polda Kalteng bersama Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMMindag), Kotim di SPBE PT Niaga Jaya Makmur itu, petugas menemukan sekitar 80 tabung elpiji 3 kilogram yang berat isinya diduga tidak sesuai ketentuan.

Hal itupun langsung menjadi perhatian. Dari hasil uji timbang di lokasi, tabung yang seharusnya berisi 3 kilogram gas ternyata hanya terisi sekitar 2,7 hingga 2,8 kilogram.

Temuan ini langsung ditindaklanjuti dengan penyegelan area pengisian serta pemasangan garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Pemeriksaan berlangsung cukup lama, mulai pukul 15.00 WIB hingga sekitar 20.30 WIB pada Rabu (11/2/2026) lalu.

Empat kendaraan tim gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut. Dua petugas dari DiskopUKMMindag turut mendampingi, sementara sebagian besar personel berasal dari tim Indaksi Polda Kalteng.

Selain soal berat isi, petugas juga menemukan adanya perbedaan pola dalam proses pengisian. Ada tabung yang diisi terlebih dahulu baru ditimbang, sementara sebagian lainnya ditimbang sebelum pengisian. Dugaan ketidaksesuaian prosedur ini menjadi fokus pendalaman aparat.

Inspeksi ini dilakukan menyusul keluhan warga yang merasa gas elpiji 3 kilogram yang mereka beli lebih cepat habis dari biasanya. Kondisi tersebut menimbulkan kecurigaan adanya kekurangan isi yang merugikan konsumen.

Kepala DiskopUKMMindag, Johny Tangkere menyebut permasalahan itu kini tengah ditangani oleh Polda Kalteng.

“Kami hanya diminta mendampingi, jadi saya tugaskan dua orang dari Metereologi yang menangani hal tersebut,” bebernya, Jumat (13/2/2026). (mif)

Editor : Ayu Oktaviana
#tabung elpiji #inspeksi mendadak #polda kalteng #Gas elpiji 3 kilogram #johny tangkere #Kotawaringin Timur (Kotim) #spbe