BUNTOK - Kasus penusukan korban diketahui bernama Zainal Abidin (65). Ia mengalami luka tusukan parah hingga ususnya terburai setelah ditusuk oleh keponakannya sendiri, Nur Aprilia (24), saat korban pulang dari mushola usai melaksanakan salat Isya. Hingga saat ini masih dalam proses penyidikan oleh pihak Kepolisian.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Barsel AKBP Jecson R Hutapea mengataka terkait kelanjutan penanganan kasus tersebut, pihak kepolisian menyampaikan bahwa proses penyidikan masih terus berjalan.
Namun saat ini penyidik juga menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku yang sedang menjalani penanganan medis di Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei.
"Pelaku saat ini masih berada dalam penanganan tenaga medis karena diduga mengalami gangguan kejiwaan. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi psikologis pelaku sebelum proses hukum dilanjutkan. Untuk perkembangan kasus masih dalam proses penyidikan,” ujar AKBP Jecson R Hutapea.
Kapolres Barsel menegaskan akan menindaklanjuti perkara tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku setelah hasil pemeriksaan medis dan kejiwaan terhadap pelaku diterima oleh penyidik untuk menentukan arah kasus yang merenggut korban jiwa.
"Saat ini kami juga menunggu hasil pemeriksaan dari pihak rumah sakit jiwa di Palangka Raya karena pelaku sedang dalam penanganan medis terkait kondisi kejiwaannya untuk menjalani rehabilitasi," tegasnya.(ena)
Editor : Ayu Oktaviana