EVAKUASI dan pencarian korban tragedi ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo masih terus dilakukan.
Kamis (2/10/2025) menjadi hari keempat pencarian dan evakuasi korban oleh tim Basarnas.
Hingga hari ketiga pencarian korban yang tertimbun reruntuhan, lima korban dilaporkan meninggal dunia.
Data sementara, total korban dalam tragedi dilaporkan sebanyak 108 orang.
Dengan rincian 103 korban selamat dan 5 korban meninggal. Kemudian 18 korban dievakuasi Tim SAR dan 90 orang evakuasi mandiri.
"Jadi yang hari pertama itu tiga (korban meninggal). Kemudian hari ini, sore 1 dan malam ini 1, jadi lima orang (meninggal)," tutur Direktur Operasi Pencarian dan
Pertolongan Basarnas, Laksma TNI Yudhi Bramantyo.
Khusus hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 7 orang korban.
Dengan rincian 5 korban dinyatakan selamat dan 2 korban meninggal dunia. Mereka ditemukan di zona A1 dan A4.
"Sejauh ini, kendala yang dialami petugas sama seperti kemarin, kami masih menggunakan tunnel (parit) yang tadi pagi, cuma kita memotong ke kanan untuk yang ke A4 tadi," imbuhnya.
Ketika ditanya jumlah korban yang diduga masih hidup di balik reruntuhan bangunan, Bramantyo belum bisa memastikan.
Yang jelas, hingga kini, pihaknya belum menggunakan alat berat, meski dua ekskavator sudah siaga sejak Senin (29/9).
Sebab jika menggunakan ekskavator, dikhawatirkan dapat membuat bangunan tersebut runtuh lagi dan berdampak pada bangunan-bangunan di sekitarnya. (jpg/abw)
Daftar korban meninggal hingga hari ketiga pencarian, Rabu (1/10) pukul 21.00 WIB:
1. Maulana Affan, 15 tahun, Warga Kalianyar Kulon, Pabean, Kecamatan Pabean Cantian, Surabaya (RSI Siti Hajar)
2. Mochammad Mashudul Haq, 14 tahun, warga Kali Kendal, Dukuh Pakis, Surabaya. (RSUD Notopuro Sidoarjo)
3. Muhammad Soleh, 22 tahun, warga Tanjung Pandan, Bangka Belitung. (RSUD Notopuro Sidoarjo)
4. Mr. X, ditemukan Rabu (1/10) pukul 14.48 WIB. (RSI Siti Hajar)
5. Mr. X, ditemukan pada Rabu (1/10) pukul 19.01 WIB. (RSI Siti Hajar)
Editor : Ayu Oktaviana