PALANGKA RAYA- Penetapan dan penahanan tiga tersangka dugaan korupsi di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Barito Selatan (Barsel) membuat publik marah.
Tiga tersangka itu adalah IR selaku mantan Ketua Umum KONI, AY selaku Bendahara, dan SK selaku Wakil Bendahara II.
Cemohan dari netizen membanjiri kolom komentar akun Facebook Info Kalteng Pos. Netizen meminta aparat memeriksa seluruh pejabat di Kalteng, tidak hanya di Barsel saja.
“Jangan cuma Barito Selatan.. bapak..??! Tapi se Kalimantan Tengah nyata korupsinya...habis tu kepsek-kepsek Nang raja gaya,”tulis akun Meiyulek Mylk.
Netizen juga menyoroti pengelolaan anggaran di KONI yang ada di Kalteng. Dia meminta semua keuangan KONI diaudit.
“Menurut saya seluruh KONI di Kalteng memang harus diaudit, sesai Program Prabowo untuk bersih² koruptor dari pusat sampai ke pelosok,”ucap Endang Heriadi.
Bahkan netizen menebut jika pelaku korupsi adalah tikus yang menghambat pembangunan.
“Dasar tikus, ini bikin daerah nya tidak bisa maju,”tulis Imur Lana Ae.
Ada juga netizen yang menduga pelaku tidak hanya tiga orang itu saja. Ada pelaku lain yang belum ditetapkan tersangka.
“Masih berpotensi menjadi empat orang,”tulis Boni Aucukan Acukan.
Untuk diketahui, penyidik Tindak Pidana Khusus Kejari Barsel menahan tiga orang terkait dugaan korupsi pengelolaan keuangan KONI tahun anggaran 2022 dan 2023.
Berdasarkan hasil audit dari Auditor Kejati Kalteng, kerugian keuangan negara yang ditimbulkan dalam perkara ini mencapai Rp1.119.555.690.(ram)
Editor : Ayu Oktaviana