Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Cerita di Balik Menghilangnya Balita di Loksado, Ditemukan Tertidur di Bawah Pohon Pisang, Katanya Dibawa Mamanya yang Sudah Meninggal

Anisa Bahril Wahdah • Senin, 10 November 2025 | 10:45 WIB
Balita 2,5 tahun di Loksado yang hilang selama dua hari sudah dtemukan dan kembali ke rumah keluarganya. (Foto: Polsek Loksado untuk Radar Banjarmasin)
Balita 2,5 tahun di Loksado yang hilang selama dua hari sudah dtemukan dan kembali ke rumah keluarganya. (Foto: Polsek Loksado untuk Radar Banjarmasin)

 

WARGA Dusun Bidukun, Desa Malinau, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dihebohkan dengan menghilangnya anak bawah lima tahun (balita) berusia 2,5 tahun bernama Arianti.

Usai dua hari menghilang, Arianti akhirnya ditemukan dengan selamat tengah tertidur di bawah pohon, Sabtu pagi (8/11/2025).

Arianti ditemukan oleh sepasang suami istri pemilik kebun pisang yang ingin bersih-bersih di kebun pisang milik mereka.

Ketika si istri akan mengambil peralatan berkebun yang disimpan di bawah gubuk, tiba-tiba kaget melihat ada balita sedang tertidur di bawah gubuk. Kemudian si istri memberitahukannya kepada suaminya.

Mereka pun memberitahukan penemuan ini kepada warga dan pihak berwajib.
Menurut Kapolsek setempat Roni mengatakan, dari keterangan keluarga, balita tersebut sering merindukan ibunya yang sudah meninggal dunia satu tahun lalu.

“Saat ditanyai keluarga perihal siapa yang membawanya ke gubuk tersebut, balita itu hanya menunjuk ke arah pinggir kebun pisang dan menyebut mama,” tutur Roni.

Pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada tim gabungan yang sudah melakukan pencarian. WARGA Dusun Bidukun, Desa Malinau, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dihebohkan dengan menghilangnya anak bawah lima tahun (balita) berusia 2,5 tahun bernama Arianti.

Usai dua hari menghilang, Arianti akhirnya ditemukan dengan selamat tengah tertidur di bawah pohon, Sabtu pagi (8/11/2025).

Arianti ditemukan oleh sepasang suami istri pemilik kebun pisang yang ingin bersih-bersih di kebun pisang milik mereka.

Ketika si istri akan mengambil peralatan berkebun yang disimpan di bawah gubuk, tiba-tiba kaget melihat ada balita sedang tertidur di bawah gubuk. Kemudian si istri memberitahukannya kepada suaminya.

Mereka pun memberitahukan penemuan ini kepada warga dan pihak berwajib.
Menurut Kapolsek setempat Roni mengatakan, dari keterangan keluarga, balita tersebut sering merindukan ibunya yang sudah meninggal dunia satu tahun lalu.

“Saat ditanyai keluarga perihal siapa yang membawanya ke gubuk tersebut, balita itu hanya menunjuk ke arah pinggir kebun pisang dan menyebut mama,” tutur Roni.

Pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada tim gabungan yang sudah melakukan pencarian. (jpg/abw)

Editor : Ayu Oktaviana
#Kebun Pisang #hulu sungai selatan #menghilang #pencarian