SAMPIT – Warga Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), digegerkan dengan penemuan seorang pria yang diduga meninggal dunia akibat gantung diri, Senin pagi (6/4/2026).
Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun, pihak keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Polisi pun mengentikan proses penyelidikan.
“Pihak keluarga tidak berkenan dilakukan autopsi dan tidak membuat laporan atau tuntutan, dengan pertimbangan korban diduga meninggal dunia karena gantung diri,” ungkapnya.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan untuk mengetahui latar belakang peristiwa tersebut.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Kota Besi terkait motif korban hingga nekat mengakhiri hidupnya,”kata Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Kota Besi, Iptu Noor Iksan.
Korban diketahui berinisial HD (31). Peristiwa tersebut pertama kali terungkap setelah dua orang saksi mendatangi rumah korban sekitar pukul 06.30 WIB, namun tidak mendapat respons saat memanggil dari luar.
Noor menjelaskan bahwa salah satu saksi kemudian berinisiatif masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang untuk memastikan kondisi korban.
“Setelah mengetok dan memanggil tidak ada jawaban, salah satu saksi masuk melalui pintu belakang dan menemukan korban di dalam kamar dalam keadaan tergantung,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Dalam kondisi panik, saksi berupaya menurunkan korban dengan memotong tali yang digunakan. Setelah itu, saksi membuka pintu depan dan memanggil warga serta keluarga korban.
“Selanjutnya saksi memanggil orang tua korban dan warga sekitar, kemudian pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa dan Polsek Kota Besi,” jelasnya.(mif)
Editor : Agus Pramono