PALANGKA RAYA—Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk dan sepeda motor terjadi di Jalan Tjilik Riwut, Kota Palangka Raya, Rabu (8/4/2026) pagi. Insiden tersebut berujung dramatis setelah sepeda motor terseret hingga sekitar dua kilometer dan akhirnya terbakar di lokasi berbeda.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, kecelakaan awal diduga terjadi di sekitar Km 6 hingga Km 6,5, tepatnya di samping RS Betang Pambelum. Kecelakaan melibatkan sebuah truk dan sepeda motor matic.
Usai tabrakan, truk diduga tidak langsung berhenti dan terus melaju ke arah luar kota atau menuju Tangkiling. Sepeda motor yang berada di bawah kolong truk pun terseret cukup jauh tanpa disadari atau diduga sengaja ditinggalkan oleh sopir.
Sepeda motor tersebut terseret hingga kurang lebih dua kilometer, sebelum akhirnya terbakar di Jalan Tjilik Riwut Km 8. Kobaran api dan asap tebal terlihat membumbung tinggi dari bagian belakang sepeda motor yang hangus terbakar.
Kepala Seksi Pengendalian Operasi dan Penyelamatan DPKP Kota Palangka Raya, Sucipto, menjelaskan bahwa sepeda motor yang terlibat merupakan jenis matic dan mengalami kerusakan parah akibat terbakar.
“Motor matic yang terseret mengalami kebakaran, bagian dua ban belakang juga terbakar, dan asapnya cukup tebal hingga terlihat ke atas,” ujarnya.
Tim Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya yang menerima laporan segera menuju lokasi kejadian bersama aparat kepolisian. Petugas kemudian melakukan penanganan kebakaran serta mengamankan area di sekitar lokasi.
“Lama pemadaman 25 Menit namun pembersihan sisa minyak dan kotoran akibat bekas kebakaran 35 menit sehingga lama penanganan 1 jam,”katanya kepada kaltengpos.jawapos.com
Sementara itu, sopir truk telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait insiden tersebut. Adapun korban dari pengendara sepeda motor saat ini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna memastikan kronologi pasti kejadian serta dugaan kelalaian dalam kecelakaan tersebut.(*)
Editor : Ayu Oktaviana