MUARA TEWEH - Seorang laki-laki di Wonorejo, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, hampir menjadi korban kekerasan massa pada Kamis (9/4/2026) pagi. Ia diduga nekat mencuri telepon genggam milik sepupunya sendiri.
Peristiwa tersebut memicu kemarahan warga dan keluarga korban pencurian. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku yang belum diketahui identitas lengkapnya itu dinilai keterlaluan.
Selain mencuri barang milik saudaranya sendiri, ia juga disebut sempat membantah saat ditanya, sebelum akhirnya ketahuan telah menjual hasil curiannya.
“Keluarga sudah sangat kesal. Sudah mencuri, berbohong lagi. Makanya warga langsung bergerak cepat dan bertindak sendiri,” ujar seorang sumber yang enggan disebut namanya, Kamis siang.
Begitu warga mengetahui kejadian itu, puluhan orang langsung berdatangan dan mengerubungi pelaku.
Mereka memukul dan menendang pelaku bertubi-tubi. Pria tersebut hanya bisa terkapar dan meminta ampun di tengah kemarahan massa.
Nyawa pelaku sempat terancam. Beruntung, laporan darurat masuk melalui layanan 110 pada pukul 09.15 WIB. Tim dari Polres Barito Utara segera menuju lokasi kejadian.
Sesampainya di tempat kejadian, aparat langsung menghentikan amukan massa dan mengevakuasi pelaku yang sudah mengalami luka-luka.
Petugas sempat kesulitan membawa pria itu keluar dari kepungan warga yang masih berusaha memukul. Evakuasi cepat dilakukan demi menyelamatkan pelaku dan mencegah gangguan keamanan lebih lanjut.
“Tim dari Polres Barito Utara tiba di lokasi dan langsung mengamankan tersangka guna menghindari potensi gangguan keamanan serta memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur,” kata Kapolres Barito Utara melalui Kasubsipenmas Sihumas, Iptu Novendra W.P, Kamis siang.
Setibanya di mapolres, pelaku yang nyaris babak belur tidak langsung diinterogasi. Pihak kepolisian lebih dulu memberikan penanganan medis oleh tim Dokkes Polres Barito Utara.
“Setelah dipastikan kondisi kesehatannya stabil, tersangka diserahkan ke Sat Reskrim untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ungkap Iptu Novendra.
Hingga berita ini diturunkan, motif pencurian masih didalami polisi. Pelaku masih menjalani perawatan ringan di ruang kesehatan mapolres dengan pengawalan ketat.
Polisi pun mengimbau warga agar tidak lagi main hakim sendiri.
“Kami meminta masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban serta mempercayakan sepenuhnya penanganan hukum kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.(*)
Editor : Agus Pramono