Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Tiga Hari Tak Keluar, Tetangga Curiga, Pintu Didobrak, Pedagang Pentol Ditemukan Tak Bernyawa di Atas Kasur Baraknya

Bahri • Jumat, 10 April 2026 | 14:51 WIB

 

Suwardi, seorang penjual pentol keliling saat ditemukan tak bernyawa.BAHRI/KALTENG POS 
Suwardi, seorang penjual pentol keliling saat ditemukan tak bernyawa.BAHRI/KALTENG POS 

SAMPIT – Warga Jalan Penjaitan Gang Delima 7, RT 33 RW 05, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam barak, Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Korban diketahui bernama Suwardi (51), seorang penjual pentol keliling yang telah lama tinggal di lokasi tersebut.

Ketua RT 33, Yayan Cahyadi, mengungkapkan bahwa kecurigaan warga muncul setelah korban tidak terlihat beraktivitas selama tiga hari terakhir.

Upaya warga mengetuk pintu barak tidak mendapat respons, sehingga diputuskan untuk membuka paksa pintu. 

“Setelah pintu didobrak, korban ditemukan tergeletak di atas kasur. Saat diperiksa, sudah tidak bernapas. Kami langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian,” ujar Yayan.

Berdasarkan informasi dari rekan sesama pedagang, korban diketahui memiliki riwayat penyakit tipes dan gangguan lambung.

 Diduga, kondisi tersebut kambuh hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Yayan menambahkan, Suwardi sudah cukup lama menetap di barak tersebut, diperkirakan lebih dari dua tahun. Korban juga diketahui berasal dari Bojonegoro, Jawa Timur.

“Diperkirakan korban meninggal sejak malam hari, karena saat ditemukan tubuhnya masih terasa hangat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SPKT III Polsek Ketapang, Iptu Rasito, membenarkan pihaknya telah menerima laporan warga terkait penemuan tersebut.

Petugas pun segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. 

“Setelah menerima laporan, kami langsung ke tempat kejadian perkara untuk memastikan kondisi korban,” jelasnya.

Saat ini, jenazah telah dievakuasi ke RSUD dr Murjani Sampit menggunakan mobil PMI Kotim guna menjalani proses autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian.(bah)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Agus Pramono
#pedagang pentol meninggal #tunjual pentol keliling meninggal