PANGKALAN BUN - Hingga saat ini polisi masih melakukan pendalaman dan penyelidikan terhadap dugaan pembunuhan terhadap korban berinisial AN. Wanita yang bekerja sebagai karyawan lepas PT BJAP 2 ini ditemukan terkubur di halaman belakang rumahnya.
Kejadian ini terjadi di perumahan karyawan PT BJAP 2, Desa Kerabu, Senin (20/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Diduga pelaku sang suami berinisial N karena hingga saat ini menghilang dan tidak diketahui keberadaanya.
"Kami sudah melakukan visum dan otopsi ke Rumah Sakit di Pangkalan Bun untuk memastikan penyebab kematian korban. Kami akan dalami dan terus buru pelakunya,"kata Kapolres Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa.
Sementara itu pihak rumah sakit yang melakukan visum dan autopsi dokter spesialis forensik RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, dr. Erianto, Sp.F, mengatakan, bahwa korban sudah dibawa ke rumah sakit dilakukan pemeriksaan.
Hasilnya, ada beberapa temuan yang diduga sebagai penyebab korban meninggal dunia.
Adanya bekas benda tumpul di bagian kepala. Selain itu, ditemukan pula luka robek di bagian dahi serta luka pada bagian dada.
“Korban mengalami luka trauma berat di kepala akibat benda tumpul. Ada juga luka robek di dahi serta luka di bagian dada,” ungkapnya.
Korban sendiri diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum akhirnya ditemukan oleh warga.
Saat dilakukan autopsi, kondisi jenazah sudah mulai mengalami pembusukan.
Mengingat pada saat dibawa ke Rumah Sakit Sultan Immanudin Pangkalan Bun kondisinya mulai ada pembusukan.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kecamatan Arut Utara digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang terkubur di belakang perumahan karyawan PT BJAP 2, Desa Kerabu, pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.(*)
Editor : Ayu Oktaviana