Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

2 Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Perbatasan Kalteng Kaltim Masih Diburu Polisi

Agus Pramono • Selasa, 28 April 2026 | 18:00 WIB
Dua wajah diduga pelaku pembunuhan satu keluarga beredar di media sosial. Facebook/Gogo Sidik Djinu
Dua wajah diduga pelaku pembunuhan satu keluarga beredar di media sosial. Facebook/Gogo Sidik Djinu
 
 
PALANGKA RAYA – Pengungkapan kasus pembunuhan sadis yang menewaskan lima orang di perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur terus berkembang. 
 
Meski tiga terduga pelaku telah berhasil diamankan, polisi masih memburu dua orang lainnya yang diduga ikut terlibat dalam aksi berdarah tersebut.
 
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Perbatasan Kalteng Kaltim Diduga Mantan Kepala Desa
 
Tiga tersangka yang telah ditangkap yakni VN, LK, dan SA yang diketahui merupakan pasangan suami istri. Penangkapan dilakukan di lokasi berbeda pada Selasa pagi (21/4/2026) setelah polisi melakukan pengejaran intensif.
 
Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto membenarkan bahwa proses pengembangan kasus masih terus berjalan, termasuk pengejaran terhadap dua pelaku lain yang kini berstatus buron.
 
“Para terduga pelaku ditangkap di lokasi berbeda pada Selasa pagi. Saat ini masih dalam proses pengembangan,” ujarnya.
 
Baca Juga: 5 Warga Teweh Timur Tewas Diserang saat Berada di Dalam Pondok, Berikut Kronologinya
 
Informasi yang dihimpun, LK disebut merupakan mantan kepala desa di wilayah Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Sementara VN diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan SA.
 
Peristiwa berdarah itu terjadi di kawasan Benangin, Kecamatan Teweh Timur, tepatnya di sekitar jalan perusahaan Hak Pengusahaan Hutan (HPH) PT Timber Dana.
 
Dalam insiden tersebut, lima orang dilaporkan meninggal dunia, yakni Cuah (55), Hasna (40), Tasya (17), David (3), dan Ono (50). Satu korban lainnya, Alfian (40), mengalami luka berat dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Muara Teweh.
 
Baca Juga: Tasya Walina, Calon Ustazah yang Jadi Korban Pembantaian Satu Keluarga di Perbatasan Kalteng Kaltim
 
Dari hasil penyelidikan awal, tragedi ini dipicu sengketa lahan garapan antara dua kelompok keluarga yang sama-sama mengklaim kepemilikan lokasi kerja tersebut. Perselisihan yang sudah lama berlangsung diduga memuncak menjadi aksi penyerangan di sebuah pondok.
 
“Korban dan pelaku memiliki hubungan keluarga. Konflik lahan ini sudah berlangsung sebelumnya,” jelas Kapolres.(*)
Editor : Ayu Oktaviana
#pembunuhan di perbatasan kalteng kaltim #PT Timber Dana #kasus pembunuhan sadis #pelaku pembunuhan barito utara #konflik lahan