Warga Hanjalipan Dikejutkan Penemuan Pria Meninggal di Dalam Rumah

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Selasa, 5 Mei 2026 | 17:18 WIB
Proses pemakaman.Camat
Proses pemakaman temuan mayat.Camat

 SAMPIT – Warga Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) digegerkan dengan penemuan seorang pria yang sudah tidak bernyawa di dalam rumahnya, Senin (4/5/2026) sore.

Korban diketahui berinisial FT (55), ditemukan di kediamannya di Jalan Abu Bakar RT 004 RW 001. Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh ketua RT setempat setelah mencoba mengecek kondisi korban.

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Kota Besi Ipda Nor Ikhsan menjelaskan kronologi awal kejadian. Sekitar pukul 17.25 WIB, Ketua RT berinisial IL datang ke rumah korban.

“Setelah mengetok rumah dan memanggil tidak ada jawaban, IL masuk ke dalam rumah melalui pintu depan kemudian masuk ke dalam kamar korban dan menemukan korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa,” ujarnya, Selasa (5/5/2026). 

Mengetahui kondisi tersebut, IL langsung memanggil warga sekitar untuk memastikan keadaan korban sekaligus meminta bantuan. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan pihak kepolisian.

Polsek Kota Besi bersama petugas puskesmas setempat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

“Tindakan Polri cek TKP bersama petugas dari puskesmas Kota Besi, mencatat saksi-saksi, mintakan VER, lidik lebih lanjut,” jelasnya.

Namun dalam proses penanganan, pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi di RSUD dr. Murjani. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi.

“Pihak keluarga korban tidak berkenan untuk dilakukan autopsi di RS dr Murjani dan membuat surat pernyataan penolakan,” tambahnya.

Keluarga juga memilih tidak membuat laporan atau tuntutan terkait kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan awal, korban diduga meninggal dunia akibat sakit.

“Terkait kejadian tersebut pihak keluarga telah membuat surat pernyataan menolak untuk dilakukan autopsi dan tidak membuat laporan atau tuntutan, dengan pertimbangan bahwa korban meninggal dunia diduga karena sakit,” pungkasnya. (*)

Editor : Agus Pramono
mayat hanjalipan temuan mayat