PALANGKA RAYA- motif penganiayaan berat yang dilakukan oleh nando terhadap mei mei, tukang pijat diwarung lintas mahir mahar begitu tak masuk akal.
Kepada anggota kepolisian dan warga sekitar pria yang diduga ODGJ mengaku mendengar bisikan ghaib. Nando mengutarakannya dalam bahasa lokal kalteng.
"Dia mendengar bisikan katanya," ujar warga kepada kaltengpos.jawapos.com yang menerjemahkan dalam bahasa indonesia.
Nando tampak tenang duduk dan seolah olah tidak terjadi apa apa saat ditanya oleh petugas.
Sesekali Nando terlihat menunjukkan dengan bahasa tubuh luka luka yang terjadi pada korban.
Saat ditanya lagi oleh warga Nando melihat korban seperti sosok yang mengancam jiwanya.
Sepanjang obralan singkat itu keterangan Nando berubah ubah dan tidak masuk akal. Jadi apa yang disampaikan belum pasti menjadi motif dalam peristiwa berdarah itu.
Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hertanto membenarkan adanya kejadian penganiayaan berat di warung lintas Mahir Mahar.
"Untuk motif masih didalami, kami masih melakukan interogasi terhadap pelaku,"ujarnya kepada awak media.
Baca Juga: Pelaku Penganiayaan Wanita Tukang Pijat di Warung Mahir Mahar Ditangkap
Untuk diketahui, pelaku ditangkap di rumahnya yang jaraknya sekitar 50 meter dari warung korban pelaku ditangkap oleh anggota reskrim polsek pahandut tanpa perlawanan
"Di amankan dirumahnya," ucap anggota reskrim.
Menurut warga sekitar nando merupakan orang dengan ganguan jiwa. Tingkah lakunya tidak seperti warga pada umumnya.
"Agak kurang waras, sering zenith," ujar warga sekitar.
Pihak polisi pun akan berkoordinasi dengan RSJ Kalawa Atei untuk melihat kondisi kejiwaannya.
Kondisi korban yang berpropesi tukang pijat begitu mengenaskan. kedua tangannya putus lalu kedua kaki terlihat bekas sayatan senjata tajam, sekilas bagian tubuh lain luka luka .(*)
Editor : Agus Pramono