SAMPIT – Kobaran api melahap sebuah rumah semi permanen di Jalan Mohammad Hatta atau Lingkar Selatan, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Senin malam (18/5/2026).
Saat api mulai membesar, pemilik rumah diketahui tidak berada di lokasi, membuat si jago merah dengan cepat menguasai bangunan berbahan kayu tersebut.
Kebakaran itu membuat warga sekitar panik.
Api disebut pertama kali terlihat dari bagian belakang rumah milik Uzi. Dalam waktu singkat, api membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan berukuran 7 x 10 meter itu.
Kasi Humas Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Heri Wahyudi, mengatakan petugas langsung bergerak setelah menerima laporan melalui WhatsApp Emergency Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Sebanyak dua unit mobil pemadam dan satu mobil tangki diterjunkan ke lokasi. Petugas juga dibantu BPBD Kotim, PMI, kepolisian, relawan pemadam hingga warga sekitar untuk menjinakkan api yang terus berkobar disertai asap tebal.
Menurut Heri, material rumah yang didominasi kayu menjadi salah satu penyebab api cepat membesar hingga sulit dilakukan penanganan awal oleh warga.
“Informasi dari tetangga, dugaan awal api terlihat berasal dari belakang rumah. Tidak sempat dilakukan penanganan pertama karena pemilik bangunan tidak berada di rumah dan material bangunan terbuat dari kayu sehingga api cepat melahap bangunan,” katanya, Selasa (19/5/2026).
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran itu menyebabkan kerugian cukup besar.
Selain rumah, satu unit sepeda motor Honda Vario, dua kulkas, tiga spring bed dan sejumlah perabot rumah tangga ikut hangus terbakar. Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
“Total kerugian diperkirakan sekitar Rp126 juta,” imbuhnya. (*)
Editor : Ayu Oktaviana