SAMPIT – Insiden mengenaskan menggegerkan warga Jalan Pramuka, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Rabu malam (3/6/2026), seorang pemuda tewas usai terlindas truk.
“Sampit monitor. Ada orang kelindas kepalanya di (dekat) lampu merah Jalan Pramuka,” ungkap seseorang yang melaporkan kejadian itu di grup WhatsApp.
Dari informasi yang beredar, pemuda tersebut nekat masuk ke dalam kolong truk saat sopir truk ingin melanjutkan perjalanan. Diduga, korban yang mengalami gangguan kejiwaan itu "tidur" tengkurap tepat di van belakang.
Dari rekaman CCTV di sebuah warung Haji Asmat Loket Cemara, di depan Tempat Kejadian Perkara (TKP), sopir truk itu tengah berbelanja. Di belakangnya, korban yang mengenakan kaos terlihat mondar-mandir.
Saat sopir berjalan menuju kendaraannya, pemuda tersebut kemudian juga mengarah ke truk yang tengah terparkir itu. Sopir yang tidak mengetahui keberadaan korban kemudian menancap gas dan melindas kepala korban.
Sopir diketahui sempat merasakan ganjalan di bannya saat berjalan. Namun, ia diduga tak menyadari bahwa yang dia lindas adalah kepala seseorang.
“Truk dengan anak pemuda (diduga) kurang waras. Truk belanja di warung Haji Asmat Loket Cemara. Setelah mau berangkat, terasa ban melindas benda yang tidak diketahui. Ternyata manusia,” ungkap seseorang warga.
Sontak saja kejadian itu mengejutkan warga.
Dari video yang beredar, kucuran darah tampak keluar dari kepala korban. Hal itu membuat korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban pun dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani. Keluarga korban juga telah diberitahu terkait kejadian itu. Dari informasi yang beredar, korban merupakan warga Jalan Bromo.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Ketapang AKP Anis mengatakan saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait kejadian itu.
Sementara informasi yang diketahui adalah tabrak lari.
“Info sementara tabrak lari,” ujarnya singkat. (*)
Editor : Ayu Oktaviana