PALANGKA RAYA-Teka-teki peristiwa orang terjatuh dari menara Masjid Raya Darussalam terkuak. Beredar kabar dari broadcast WhatsApp jika peristiwa itu bukan laka kerja, melainkan sengaja akhiri hidup.
Untuk diketahui, Kamis sore (11/6/2026) ada peristiwa menggegerkan, dimana tubuh remaja mengenakan setelan warna cokelat bersimbah darah dengan posisi tengkurap.
Diketahui dalam sebaran data WhatsApp, dia adalah sosok remaja laki-laki tidak bekerja berusia 19 tahun. Warga Kelurahan Menteng.
Orang tua korban laki-laki merupakan dokter berstatus ASN di Palangka Raya.
Dalam data itu, remaja itu mengalami radang otak hasil diagnosis tahun 2023. Tiap bulan rutin kontrol ke RSUD Doris Sylvanus dan ke RSJ Kalawa Atei untuk pemeriksaan kejiwaan.
Pernah loncat dari balkon rumah tahun 2025. Pagi hari sebelum kejadian, baru saja berobat ke poli syaraf di RSUD dr Doris Sylvanus
Saat sore, izin pamit ke ibunya jalan kaki ke Menara Masjid Raya Darusalam dengan tujuan mau ngopi. Sempat dilarang.
"Khusnul khotimah gasan sidin. Semoga keluarganya diberi kekuatan dan kelapangan dada,"ucap akun @iftitah real.
Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kebenaran broadcast WhatsApp yang beredar luas. Masyarakat diimbau tidak menelan mentah-mentah informasi yang beredar.
Polisi saat ini belum membeberkan terkait isu apakah sengaja mengakhiri hidup atau kecelakaan. Kita tunggu saja.(*)
Editor : Agus Pramono