Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Zhezhe Galuh Kritik Bika Ambon Ci Mehong Basi saat Dijual di Palangka Raya, Berujung Saling Sindir di Media Sosial

Agus Pramono • Senin, 15 Juni 2026 | 14:00 WIB
Ci Mehong dan Zhezhe Galuh soal Bika Ambon.(Facebook)
Ci Mehong dan Zhezhe Galuh soal Bika Ambon.(Facebook)

 

PALANGKA RAYA – Perseteruan antara kreator konten sekaligus pengusaha kuliner asal Palangka Raya, Zhezhe Galuh, dengan Ci Mehong menjadi sorotan warganet. 

Keduanya terlibat adu pendapat setelah Zhezhe mengulas Bika Ambon yang dijual dalam kegiatan Bazar Go Market di Lippo Plaza Palangka Raya.

Peristiwa itu bermula saat Zhezhe Galuh mendatangi stan penjualan Bika Ambon milik Ci Mehong pada Sabtu (13/6/2026) sore. 

Dalam konten yang diunggah di media sosial, Zhezhe terlihat membeli produk tersebut sambil menanyakan keberadaan Ci Mehong.

Setelah mencicipi kue yang dibelinya, Zhezhe mengaku tidak puas dengan rasanya.

Ia menilai Bika Ambon tersebut memiliki rasa masam.

"Ci Mehong ni antikritik, ehh mauk," kata Zhezhe Galuh dalam video yang diunggahnya.

Tak berhenti di situ, Zhezhe kembali melontarkan kritik terhadap produk yang dibelinya. Menurutnya, Bika Ambon tersebut tidak diproduksi langsung di lokasi bazar.

"Ci Mehong tidak beolah di sini. Wadai dibekukan, lalu dioven. Masam Ci Mehong rasanya, kayak apa, nikah larang-larang," ucapnya.

Merasa kurang puas, Zhezhe kemudian mengirimkan pesan langsung melalui media sosial untuk menyampaikan keluhannya. Ia juga membandingkan Bika Ambon yang dibelinya dengan produk serupa milik rekannya.

"Ni aku gak menjatuhkan brand orang ya, ni nyaman benar. Berserat. Satu biji Rp100 ribu," ungkap Zhezhe sambil menunjukkan Bika Ambon lain yang menurutnya memiliki rasa dan tekstur lebih baik.

Setelah itu, Zhezhe memutuskan mengembalikan produk yang dibelinya kepada penjual. Namun pihak stan menegaskan bahwa Bika Ambon tersebut tidak dalam kondisi basi.

"Ini tidak basi kak, memang sedikit masam," ujar salah seorang karyawan kepada Zhezhe.

Penjelasan tersebut rupanya tidak membuat Zhezhe puas. Ia mengaku heran karena pihak penjual tetap bersikeras bahwa produk tersebut layak konsumsi meski menurutnya rasa masam sangat terasa.

Video kritik yang diunggah Zhezhe kemudian viral dan memicu beragam komentar dari netizen. Tak lama berselang, Ci Mehong akhirnya memberikan tanggapan melalui akun TikTok miliknya.

Dalam video tersebut, Ci Mehong membantah tudingan yang diarahkan kepada produknya. Ia juga menilai kritik yang disampaikan Zhezhe telah merugikan usahanya.

"Hei jangan cari sensasi. Jangan menjatuhkan orang. Kalau basi, ya kamu bawa balik ke sini," kata Ci Mehong.

Ia kemudian melanjutkan pernyataannya dengan nada kesal.

"Mau viral? Mau FYP? Kalau buat kamu asem, berarti gak cocok di kamu. Jangan suruh orang perbaiki, perbaiki diri kamu," tegasnya.

Perseteruan keduanya pun langsung menjadi bahan perbincangan di media sosial.

Sebagian netizen menilai konsumen berhak menyampaikan penilaian terhadap produk yang dibeli.

Namun ada pula yang menilai kritik seharusnya disampaikan secara bijak agar tidak menimbulkan polemik yang merugikan pelaku usaha.

Hingga Senin (15/6/2026), perdebatan terkait rasa Bika Ambon tersebut masih ramai dibahas warganet. Baik Zhezhe Galuh maupun Ci Mehong masih mempertahankan pandangan masing-masing terkait kualitas produk yang menjadi pemicu perselisihan.(*)

Editor : Ayu Oktaviana
#Ci Mehong #Lippo Plaza Palangka Raya #Bika Ambon #Zhezhe galuh #perseteruan