PALANGKA RAYA-Kejadian pencurian tandan buah segar (TBS) sawit di Kalimantan Tengah (Kalteng) masih terjadi, meski intensitasnya sudah menurun disbanding tahun 2025 lalu.
Pihak kepolisian beberapa kali melakukan penindakan terhadap para pelaku pencurian sawit. Terutama yang ada di daerah Kabupaten Seruyan, Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Kotawaringin Barat.
Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat pun tak memungkiri pencurian sawit masih terjadi. Pihaknya juga sudah melakukan upaya terakhir yakni, penindakan terhadap para pelaku.
Upaya itu merupakan langkah terakhir, lantaran selama ini pihaknya bersama masyarakat sudah melakukan upaya preventif.
“Sebenarnya, penindakan ini adalah langkah terakhir. Kami tetap mengedepankan upaya preventif,”ungkapnya beberapa hari lalu.
Budi mengharapkan, masyarakat sekitar kebun, seperti tokoh adat, masyarakat, dan perangkat desa bisa membantu pihak kepolisian dalam melakukan langkah pencegahan pencurian sawit.
“Kami mengajak lapisan masyarakat bisa bersama-sama mencegah pencurian, demi keamanan, ketertiban di sekitar,”katanya.(*)
Editor : Agus Pramono