PANGKALAN BANTENG-Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hanau menyampaikan kondisi terkini dari SJ, perempuan penjaga angkringan di Km 63, Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng yang dibakar oleh mantan suami sirinya beberapa hari lalu.
Wanita berparas ayu itu mengalami luka bakar 80 persen di tubuhnya. Dokter RSUD Hanau yang menanganinya, masih memberikan alat bantu pernafasan. Akibat luka bakarnya, SJ menderita komplikasi yang mengancam keselamatan nyawanya.
Direktur Rumah Sakit Hanau, Kabupaten Seruyan dr Atet Kurniadi mengatakan, kondisi pasien saat ini masih belum stabil dan belum melewati masa kritisnya.
"Sekarang masih dirawat di ICU, masih ditidurkan (Disedasi) untuk mengurangi nyeri, dan masih menggunakan alat bantu nafas," ujarnya, Senin (15/6/2026) dilansir dari Radarsampit.jawapos.com.
Menurutnya, untuk luka bakar yang diderita, tim dokter Rumah sakit sudah melakukan perawatan di kamar operasi, dan saat ini mendapat perawatan intensif.
Diberitakan sebelumnya, luka bakar yang diderita oleh SJ merupakan perbuatan mantan suami sirinya berinisial RS, yang tidak menerima keputusan untuk mengakhiri rumah tangga mereka.
Terjadi percekcokan di warung angkringan tempat SJ berjualan sehari-harinya, diduga emosi kemudian kepala SJ dihantam dengan kayu, kemudian menyiramkan BBM ke tubuh SJ, hitungan detik mantan suami sirinya kemudian menyalakan korek dan membakar mantan istrinya itu.
Setelah melakukan aksi sadisnya, RS melarikan diri dan sempat dikejar oleh warga, namun RS yang mengendarai kendaraan roda dua lolos dari kejaran warga dan melarikan diri.(*)
Editor : Agus Pramono