PALANGKA RAYA- Sepeda angin merk New Phoenix warna biru teronggok di rerumputan. Penggunanya terlentang tak bergerak di aspal Jalan G Obos XIV, Kelurahan Menteng, Kota Palangka Raya
Pesepeda warna biru itu diketahui bernama Kateno. Pria paruh baya beralamatkan di Arut Selatan, Kobar itu tewas usai sepeda disambar Yamaha RX-King 135 warna merah KH 3651 AI yang dikendarai Sadari.
Kejadian itu terjadi pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 21.30 Wib.
Kronologi dan Penanganan
Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Hermanto melalui Kanit Gakkum Satlantas Polresta Palangka Raya, Ipda Amat, menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula saat pesepeda bernama Kateno mengayuh sepeda merek New Phoenix warna biru dari arah Jalan Kalibata menuju Jalan G Obos.
Saat melintas di Jalan G Obos XIV, dari arah belakang atau searah datang sepeda motor Yamaha RX-King 135 warna merah dengan nomor polisi KH 3651 AI yang dikendarai Sadari. Sepeda motor tersebut melaju dengan kecepatan tinggi.
Ketika mendekati lokasi kejadian, pengendara sepeda motor diduga tidak memperhatikan keberadaan sepeda yang berada di depannya. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
“Sepeda motor Yamaha RX-King yang datang dari arah belakang menabrak bagian belakang sepeda yang dikayuh korban,” ujar Ipda Amat.
Benturan keras menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan material. Korban Katenk mengalami luka-luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, pengendara sepeda motor, Sadari, turut mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut dan saat ini menjalani perawatan medis di rumah sakit.
Usai menerima laporan kejadian, petugas Satlantas Polresta Palangka Raya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.
Polisi mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi-saksi, melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mendokumentasikan lokasi kecelakaan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Selain itu, petugas juga telah membuat laporan resmi sebagai bagian dari proses penanganan perkara kecelakaan lalu lintas tersebut.
Hingga kini, Satlantas Polresta Palangka Raya masih melakukan pendalaman guna memastikan seluruh faktor penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pesepeda tersebut.(*)
Editor : Agus Pramono