Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Anggota Bhayangkari di Sampit yang Dituduh Selingkuh Dengan Polisi Buka Suara

Miftahul Ilma • Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:23 WIB
Ilustrasi selingkuh
Ilustrasi selingkuh

 

SAMPIT – Dugaan isu perselingkuhan salah satu bhayangkari dengan anggota Polres Kotawaringin Timur (Kotim) sempat membuat heboh. Dugaan itu mencuat usai isu perseteruan yang terjadi di Perumahan Bintang Wijaya Makmur, Selasa (16/6/2026) malam. 

Kasus itu melibatkan A yang merupakan anggota bhayangkari, dengan K. Suami A yaitu H mendapati istrinya itu berada di rumah mereka dengan K. 

Terkait itu, A akhirnya angkat bicara. Ia membantah tudingan adanya hubungan terlarang itu. Ia menyebut dirinya justru mengalami dugaan kekerasan sebelum peristiwa penggerebekan terjadi.

Melalui keterangannya, A menjelaskan kejadian itu bermula ketika dirinya menghubungi K untuk meminta bantuan mengantarkan sesuatu. Saat itu, K datang ke rumahnya. Tak disangka, suami A, suaminya ternyata membuntuti K sampai ke rumah. 

 

A menyebut kedatangan keduanya dalam waktu hampir bersamaan membuat situasi menjadi gaduh. Ia membantah adanya dugaan perselingkuhan maupun hubungan seksual seperti yang beredar.

 

“Tidak ada perselingkuhan. Ia (K) datang karena saya menghubungi untuk meminta bantuan mengantar barang. Saat datang, ternyata K bersama suami saya barengan datang,” katanya, Sabtu (20/6/2026).

 

Menurut A, setelah kejadian tersebut K disebut berusaha keluar dari lokasi. Ia mengungkapkan K diteriaki maling dan diminta mencari jalan lain untuk pergi.

 

Selain membantah tuduhan tersebut, A menyampaikan bahwa dirinya telah meminta dilakukan pemeriksaan untuk membuktikan tidak adanya hubungan terlarang. 

 

Ia menyebut pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tudingan tersebut tidak benar. Dirinya juga menantang untuk mencari bukti jika ada jejak K yang masuk ke kamar. Ia juga meminta dilakukan pemeriksaan sidik jari. 

 

“Dari pihak kami sudah menekankan agar dilakukan pemeriksaan, termasuk melakukan pemeriksaan sidik jari. Tidak ada hubungan seksual maupun perzinahan,” ujarnya.

A juga mengungkapkan adanya dugaan kekerasan yang dialaminya sebelum peristiwa penggerebekan. Ia menyebut terdapat sejumlah luka lebam pada beberapa bagian tubuhnya. Lebam berada di tangan, dada dan kaki. 

Atas peristiwa tersebut, pihak keluarga A sudah menekankan untuk dilakukan visum dan pemeriksaan sidik jari didalam rumah tersebut bahwa tidak terjadinya perselingkuhan apalagi sampai mengarah keperzinaan.(*)

Editor : Agus Pramono
#bhayangkari selingkuh #polisi selingkuh sampit #membantah selingkuh