KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Seorang warga Kota Palangka Raya bernama Guhung (51) melaporkan istri dan anak perempuannya yang diduga hilang ke pihak kepolisian setelah keduanya meninggalkan rumah tanpa kabar.
Laporan orang hilang tersebut disampaikan Guhung ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) pada Kamis (25/6/2026), setelah berbagai upaya pencarian yang dilakukannya tidak membuahkan hasil.
Istri yang dilaporkan hilang diketahui bernama Kasum (51), sedangkan anak perempuannya bernama Shint Ike (18), yang baru saja menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah menengah atas.
Guhung mengaku baru menyadari istri dan anaknya tidak berada di rumah saat dirinya pulang sekitar pukul 03.00 WIB.
Sebelumnya, ia meninggalkan rumah pada malam hari untuk memenuhi ajakan seorang teman berkunjung ke rumah keluarga di kawasan Jalan Yos Sudarso.
“Saya pulang sekitar jam tiga subuh. Pas sampai rumah ternyata istri dan anak sudah tidak ada,” ujarnya.
Saat memeriksa kondisi rumah, Guhung menemukan sepucuk surat yang ditinggalkan di atas meja. Selain itu, sejumlah dokumen penting milik anaknya juga diketahui telah dibawa pergi.
“Yang saya lihat cuma ada surat itu di atas meja. Beberapa berkas anak juga sudah tidak ada,” katanya.
Merasa khawatir, Guhung kemudian berupaya mencari keberadaan keduanya dengan mendatangi sejumlah kerabat dari pihak istrinya.
Namun, tidak satu pun anggota keluarga yang mengaku mengetahui keberadaan Kasum maupun Shint Ike.
“Saya sudah mendatangi keluarga istri, baik kakaknya maupun adiknya, tetapi tidak ada yang mengetahui keberadaan mereka,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga berulang kali mencoba menghubungi telepon seluler istri dan anaknya. Namun hingga kini kedua nomor tersebut tidak aktif.
“Telepon keduanya tidak aktif. Itu yang membuat saya semakin khawatir,” katanya.
Menurut Guhung, kepergian istrinya diduga berkaitan dengan persoalan rumah tangga yang dipicu rasa cemburu.
Meski demikian, ia membantah tuduhan yang disebutkan dalam surat yang ditinggalkan istrinya terkait adanya hubungan dengan perempuan lain.
“Kalau menurut saya karena kecemburuan yang berlebihan. Saya tidak ada hubungan seperti yang dituduhkan,” tegasnya.
Di tengah ketidakpastian itu, Guhung mengaku paling mengkhawatirkan kondisi anak perempuannya. Pasalnya, Shint Ike baru saja lulus SMA dan telah memiliki rencana untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Anak saya baru lulus SMA. Rencananya mau saya kuliahkan. Saya khawatir kalau keberadaannya tidak diketahui seperti sekarang,” ujarnya.
Karena belum memperoleh informasi mengenai keberadaan istri dan anaknya, Guhung akhirnya memutuskan melaporkan keduanya ke kepolisian sebagai orang hilang.
Ia berharap Kasum dan Shint Ike segera memberikan kabar kepada keluarga agar kekhawatiran yang dirasakan dapat terjawab.
“Saya hanya ingin mereka memberi kabar bahwa mereka baik-baik saja. Karena sampai sekarang tidak ada informasi apa pun,” pungkasnya.(*)
Editor : Agus Pramono