SAMPIT – Kepolisian Resor Kotawaringin Timur (Polres Kotim) mengungkap sedikitnya lima lokasi yang diduga menjadi tempat aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) oleh tersangka berinisial R. Dari lima kejadian tersebut, polisi menyebut baru dua korban yang membuat laporan resmi.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasatreskrim Polres Kotim AKP Sugiharso mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah perkara curanmor yang diduga dilakukan tersangka.
“Dari lima perkara, baru dua yang melapor. Artinya masih ada beberapa korban yang belum melaporkan motornya yang hilang,” ujarnya saat jumpa pers, Senin (29/6/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi curanmor tersebut terjadi di sejumlah lokasi di wilayah Sampit. Beberapa kendaraan yang dilaporkan hilang merupakan jenis sepeda motor berbeda.
Lokasi pertama terjadi sekitar satu bulan lalu di kawasan tikungan tambal ban Semekto. Saat itu, sepeda motor Honda Supra 125 diduga menjadi sasaran pencurian.
Kedua, kejadian lain terjadi di Jalan Tjilik Riwut tepatnya depan Hotel Aulia Dinar dengan kendaraan Yamaha MX King 150.
Baca Juga: Kasus Curanmor di Kotim Menurun, Polisi Imbau Warga Pasang Kunci Ganda
Ketiga juga terjadi sekitar satu setengah bulan lalu di kawasan Stadion 29 November dengan sepeda motor Yamaha Z1.
Keempat, polisi juga mencatat kejadian di Jalan Tjilik Riwut samping Puskesmas Baamang dengan kendaraan Yamaha Mio.
Sementara terakhir berada di Jalan Tjilik Riwut sekitar SPBU Semekto dengan kendaraan Honda Blade.
“Dari lima TKP yang kami temukan, rata-rata berada di wilayah Baamang,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Ketapang AKP Anis menyebut, tersangka merupakan residivis yang baru keluar dari masa hukuman sekitar enam bulan lalu. Saat ini, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor.
Kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan dengan ciri-ciri sesuai kejadian tersebut agar segera melapor ke pihak berwajib untuk membantu proses penyidikan.
“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan motor dengan ciri-ciri dan lokasi itu, harap segera melapor,” imbuhnya. (*)
Editor : Ayu Oktaviana