KASONGAN-Beredar di media sosial dan grub WhatsApp foto tiga orang laki-laki yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota Satresnarkoba Polres Katingan.
Dalam peristiwa itu, Aipda Yudhie Perdana Putra gugur usai mengalami luka senjata tajam di bagian kepala dan tangan.
Tiga foto yang beredar itu merupakan kakak beradik. Satu dari tiga foto itu bernama Saldy, sudah diamankan polisi saat bersembunyi bersama istrinya di sebuah lanting sedot emas di kawasan Desa Tumbang Pariyei, Kecamatan Katingan Tengah, Jumat siang (3/7/2026).
Dua pria lainnya diketahui bernama Dio dan Ramblan. Kedua nama itu merupakan adik-adik dari pelaku Saldy.
"3 orang saudara kandung. Semoga cepat ketangkap,"ucap pengaploud foto di facebook.
Dalam keterangan foto yang beredar, dinarasikan adalah pelaku yang menghabisi Aipda Yudhie Perdana Putra tak bernyawa dan dua anggota lainnya Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana belum ditemukan.
Foto yang beredar belum bisa dipastikan benar. Pihak kepolisian belum ada merilis.
Di laman media sosial resmi kepolisian baik Polda Kalteng dan Polres Katingan belum merilis secara resmi terkait 3 foto yang beredar di media sosial.
Untuk saat ini, petugas gabungan dari kepolisian dan Basarnas masih mencari keberadaan dua anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang diduga tenggelam di hulu Sungai Katingan, Desa Tumbang Kalemei itu.
.
.
Sebelumnya, Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono membenarkan adanya penangkapan tersebut.
Menurutnya, terduga pelaku saat ini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif terkait dugaan keterlibatannya dalam aksi penyerangan terhadap personel kepolisian.
"Benar, kami telah mengamankan satu orang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan terhadap anggota kami saat operasi di Desa Tumbang Kalemei," ujar AKBP Dodik Hartono.(*)
Editor : Agus Pramono