Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Jenazah ABK Tugboat Kapuas Bahari V Ditemukan di Sungai Lempuyang

Miftahul Ilma • Senin, 6 Juli 2026 | 10:30 WIB
Evakuasi jasad ABK tug boat yang tenggelam.(Tim SAR)
Evakuasi jasad ABK tug boat yang tenggelam.(Tim SAR)

SAMPIT – Pencarian terhadap anak buah kapal (ABK) Tugboat Kapuas Bahari V yang dilaporkan terjatuh di perairan Muara Laut Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), akhirnya membuahkan hasil. 

Korban berinisial DD (38) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, setelah tiga hari pencarian dilakukan tim SAR gabungan.

Baca Juga: ABK Tug Boat Hilang, Diduga Terjatuh di Muara Ujung Pandaran

Jenazah korban ditemukan warga di Sungai Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit, sekitar 5,93 kilometer dari lokasi korban dilaporkan jatuh ke laut. Saat ditemukan, kondisi jasad sudah tidak utuh dan diperkirakan telah hanyut terbawa arus sejak Rabu (1/7/2026) dini hari.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasat Polairud AKP Roni Paslah mengatakan, pencarian dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Satpolairud Polres Kotim, Marnit Polairud Samuda, TNI AL Samuda, Polsek Samuda, serta masyarakat setempat.

“Setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan sejak korban dilaporkan terjatuh pada Rabu, 1 Juli 2026 sekitar pukul 03.57 WIB, akhirnya pada hari ketiga, Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya, Minggu (5/7/2026).

Ia menjelaskan, korban ditemukan dengan kondisi jenazah sudah mengalami kerusakan berat akibat berada cukup lama di perairan.

“Korban ditemukan oleh warga di Sungai Lempuyang sekitar 5,93 kilometer dari lokasi kejadian. Saat ditemukan kondisinya sudah tidak utuh, kepala, kedua tangan, dan kedua kaki sudah tidak ada,” katanya.

Jenazah kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Murjani Sampit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Identitas korban dipastikan melalui keterangan rekan-rekan sesama ABK Tugboat Kapuas Bahari V yang mengenali pakaian serta ciri-ciri fisik korban.

“Identifikasi dilakukan bersama seluruh ABK kapal. Korban dikenali dari celana pendek jeans warna biru yang dikenakan serta tato yang masih terlihat di tubuhnya,” jelasnya.

Setelah proses identifikasi selesai, kepolisian melanjutkan penanganan perkara dengan melengkapi administrasi penyelidikan. Pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk proses pemakaman, serta melakukan penyelidikan lanjutan terkait insiden tersebut.

 

 

Sebelumnya, DD dilaporkan terjatuh saat bertugas melepas jangkar tongkang di perairan Muara Teluk Sampit pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. 

Korban sempat berpegangan pada tali towing, namun akhirnya terlepas dan tenggelam setelah diduga terseret ke bawah tongkang. Upaya penyelamatan menggunakan pelampung sempat dilakukan awak kapal, namun tidak berhasil menyelamatkan korban. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#kapuas bahari V #tugboat #abk #tim sar #RSUD dr Murjani Sampit