Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Begini Kronologi Versi Polisi soal Speedboat TNI AL Terbalik di Bawah Jembatan Pulau Petak

Agus Pramono • Kamis, 9 Juli 2026 | 21:55 WIB
Speedboat kecelakaan di sungai Murung.(Satpolair)
Speedboat kecelakaan di sungai Murung.(Satpolair)

 

KUALA KAPUAS – Kronologi kecelakaan speedboat RBB milik Lanal Banjarmasin yang terbalik di perairan DAS Kapuas, dekat Jembatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Kamis (9/7/2026), mulai terungkap.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.35 WIB itu diduga bermula saat kapal kehilangan keseimbangan ketika melakukan manuver putar balik.

Berdasarkan laporan Satpolairud Polres Kapuas, dan informasi dari grub WhatsApp Polres Kapuas dengan awak media, speedboat tersebut berangkat dari Ujung Murung menuju kawasan Jembatan Pulau Petak dengan membawa 14 orang, terdiri atas 13 penumpang dan seorang motoris.

Saat tiba di sekitar lokasi kejadian, motoris melakukan putar balik. Namun, dalam manuver tersebut kapal diduga kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbalik di tengah perairan DAS Kapuas.

Laporan masyarakat yang masuk segera ditindaklanjuti personel Satpolairud Polres Kapuas. Petugas bergerak menuju lokasi menggunakan kapal patroli untuk melakukan evakuasi korban bersama instansi terkait, sekaligus mengamankan lokasi kejadian.

Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Namun, 11 orang mengalami luka-luka dengan tingkat cedera yang bervariasi, sedangkan tiga penumpang lainnya dilaporkan tidak mengalami luka.

Motoris speedboat, Serda Juwilems Jofanri Beslau, anggota TNI AL Kapuas, mengalami luka robek pada tangan. Supriatna, tenaga harian lepas (PHL) TNI AL Kapuas, mengalami benturan di kepala sebelah kanan, nyeri dada, dan sesak napas.

Baca Juga: Speedboat TNI AL Kecelakaan di Sungai Murung, BPBD Sampaikan Kondisi Penumpang

Korban lainnya merupakan siswa Saka Bahari. Muhammad mengalami bengkak pada pergelangan tangan kiri. Muhammad Rido mengeluhkan nyeri pada kaki kiri.

 Jaskia Aprilia mengalami muntah dan benturan di kepala. Ahmad Mustain mengalami luka pada jari manis, sedangkan Amrulah mengalami luka robek di kaki kanan.

 

Ramadhani mengalami nyeri pada kaki, Aura Kasih mengeluhkan sakit di ulu hati, Anita mengalami benjol di bagian belakang kepala sebelah kanan serta luka pada lutut kiri, sedangkan Khusnul Khotimah mengalami memar pada tangan kanan.

Sementara itu, tiga penumpang yang tidak mengalami luka yakni Kosim, tenaga harian lepas TNI AL Kapuas, serta dua siswa Saka Bahari, Ami dan Rose Oktaviani.

Dalam penanganan kejadian tersebut, petugas tidak hanya mengevakuasi seluruh korban, tetapi juga mengamankan speedboat yang terbalik sebagai barang bukti, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan para saksi, serta melaporkan perkembangan penanganan kepada pimpinan.

Kasatpolairud Polres Kapuas Iptu M. Fauzie Nor menyampaikan, seluruh korban berhasil dievakuasi sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah speedboat kehilangan keseimbangan saat melakukan putar balik.

Hingga Kamis malam, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami berbagai faktor yang menyebabkan speedboat RBB Lanal Banjarmasin tersebut terbalik di perairan DAS Kapuas.(*)

Editor : Agus Pramono
#speedboat terbalik #speedboat kecelakaan #jembatan pulau petak #sungai murung #speedboat tni al