SAMPIT – Perusahaan air minum NAIDA menyatakan bertanggung jawab atas kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang ibu bersama anaknya di Jalan Tjilik Riwut, Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (13/7/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan resmi akun Instagram @mynaida.id. Dalam keterangannya, manajemen menyampaikan belasungkawa atas musibah yang merenggut dua nyawa tersebut sekaligus memastikan telah mengambil langkah penanganan pascakejadian.
“Dengan penuh rasa duka yang mendalam, keluarga besar NAIDA menyampaikan belasungkawa yang sebesar-besarnya atas musibah kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Senin, 13 Juli 2026, yang mengakibatkan berpulangnya seorang ibu beserta putrinya,” tulis manajemen NAIDA, Selasa (14/7/2026).
Perusahaan juga menyampaikan doa bagi kedua korban serta keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan menghadapi cobaan tersebut.
“Semoga Almarhumah dan Putrinya mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi masa duka ini,” lanjut pernyataan itu.
NAIDA mengakui pihak yang terlibat dalam kecelakaan tersebut merupakan bagian dari perusahaan.
Karena itu, sejak menerima informasi kejadian, manajemen mengaku langsung berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dan menghormati seluruh proses hukum yang sedang berlangsung.
Baca Juga: Begini Detik-Detik Rekaman CCTV Truk Terguling di Cempaga yang Membuat Ibu dan Anak Tewas Tertimpa
“Kami memahami bahwa pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut merupakan bagian dari Keluarga NAIDA. Sejak mengetahui kejadian ini, perusahaan telah berkoordinasi dengan pihak terkait dan berkomitmen untuk menghormati serta mendukung seluruh proses penanganan sesuai ketentuan yang berlaku,” tulisnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab, perusahaan juga memastikan akan memberikan dukungan kepada keluarga korban. NAIDA menyebut telah berupaya menjalin komunikasi secara langsung dengan keluarga untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan bantuan yang diperlukan.
“Sebagai bentuk kepedulian dan empati, NAIDA bertanggung jawab secara penuh atas tragedi ini, juga berupaya menjalin komunikasi dengan keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung serta memberikan dukungan penuh yang diperlukan,” demikian pernyataan resmi perusahaan.
Sebelumnya, kecelakaan maut terjadi setelah sebuah truk bermuatan air mineral diduga terguling dan menimpa seorang ibu bersama anaknya yang saat itu berada di tepi Jalan Tjilik Riwut. (*)
Editor : Ayu Oktaviana