SAMPIT - Kejadian kurang mengejutkan dialami seorang pemuda di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Ia hampir saja kehilangan mobil miliknya saat tengah parkir di halaman mal, Kamis (16/7/2026) malam.
Dari video yang diunggah melalui akun TikTok @zxytran, ia menceritakan saat hendak masuk ke dalam mobil di area parkir, ia tiba-tiba didatangi seorang pria. Pria itu, menurutnya, mengajaknya mengobrol seolah-olah saling kenal.
“Posisi saat itu belum curiga. Karena mengira pelaku adalah teman atau relasi kerja yang kami kenal,” tulisnya.
Rasa curiganya muncul ketika pria itu menepuk pundaknya. Sejurus kemudian, seorang pria lain turut menghampirinya dan meminta kunci mobil. Pria itu berdalih mobil yang ia gunakan hendak ditarik. Padahal, mobilnya telah dibeli tunai sejak 2015.
“Tidak lama kemudian, pelaku yang mengenakan baju hitam menghampiri sambil mengatakan bahwa unit mobil akan ditarik,” jelasnya.
“Setelah itu, pelaku yang mengenakan baju putih meminta agar kami menyerahkan kunci kendaraan. Pelaku berbaju hitam sudah hampir masuk ke dalam mobil, namun sempat kami kunci,” lanjutnya.
Sadar akan hal yang tidak beres, ia bergegas menjauh dan mengabadikan kejadian itu dengan ponsel. Melihat aksi korban, para pelaku akhirnya menjauh dan pergi dari lokasi.
“Setelah saya menjauh dari mereka, segera mengunci mobil, dan merekam kejadian tersebut untuk bukti. Setelah kami merekam video, mereka langsung masuk mobil dan kabur,” ceritanya dalam video itu.
Dari rekaman CCTV area parkir, para pelaku diketahui datang dengan menggunakan mobil. Pelaku yang berjumlah lebih dari dua orang kemudian melihat situasi sekitar. Sementara salah satu rekannya diduga mengecek bagian mesin sebelum korban datang.
“Dugaan kami komplotan tersebut adalah matel atau perampasan bermodus hipnotis. Jika matel, mereka melanggar SOP dan UU. Unit kami tidak pernah bermasalah dan dibeli secara tunai dari baru pada 2015, tervalidasi BPKB & STNK,” tulisnya di akhir video.
“Jika itu perampasan bermodus hipnotis, mohon ditindak dan dikejar biar tidak kejadian lagi. HATI-HATI DAN WASPADA,” tukasnya.
Saat dikonfirmasi Kaltengpos.jawapos.com, Jumat (17/7/2026), korban mengaku jumlah pelaku sebanyak empat hingga lima orang. Ia juga menduga ada dua hingga tiga mobil pelaku di lokasi kejadian.
“Yang terlihat sekitar 4-5 orang. Diduga juga ada 2-3 mobil pelaku di lokasi,” ujarnya. (*)
Editor : Ayu Oktaviana