SAMPIT – Sebuah lapak kios di kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM), Jalan Rahadi Usman, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, terbakar pada Minggu (2/8/2026) malam. Beruntung kobaran api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke kios-kios lain di kawasan tersebut.
Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 20.51 WIB dari seorang warga bernama Khair. Personel Damkar Kotim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Baca Juga: Pria di Sampit Ditangkap Polisi Usai Kedapatan 2 Kali Diduga Bakar Lahan
Dalam laporan operasi Damkar Kotim disebutkan, objek yang terbakar merupakan lapak kios milik Imran yang berada di Lorong Pos 1 PPM. Sesampainya di lokasi, petugas terlebih dahulu melakukan penilaian kondisi (size up) sebelum memulai proses pemadaman.
“Pelapor menghubungi melalui WhatsApp salah satu Satgas Damkar Kabupaten Kotawaringin Timur bahwa telah terjadi kebakaran sebuah lapak kios di Lorong Pos 1 Pusat Perbelanjaan Mentaya. Mendapat informasi tersebut petugas langsung melakukan persiapan dan menuju lokasi kejadian,” ujar Kepala Peleton 2, Muhammad Febbry, Senin (3/8/2026).
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api pertama kali muncul dari bagian atas lapak kios. Dalam waktu singkat kobaran api kemudian menyambar tumpukan barang yang berada di bawahnya sehingga memperbesar kebakaran.
“Menurut keterangan saksi, api berasal dari atas lapak kios milik Bapak Imran yang kemudian dengan cepat merambat dan membakar tumpukan barang yang ada di bawahnya. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan penyebab kebakaran oleh pihak yang berwenang,” katanya.
Baca Juga: Ditsamapta Polda Kalteng Gelar Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Kesiapan Personel di Medan Api
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas bersama relawan melanjutkan proses pendinginan (overhaul) untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Akibat kejadian tersebut, pemilik kios diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp7 juta.
Dalam operasi tersebut, Damkar Kotim mengerahkan personel dari Peleton 2 dan Sektor Eka Bahurui, didukung Satlantas Polres Kotim, Polsek Ketapang, Satpol PP Kotim, serta sejumlah relawan pemadam kebakaran. Sebanyak empat unit kendaraan operasional diterjunkan untuk mempercepat penanganan di lokasi. (*)
Editor : Ayu Oktaviana