Beban Keluarga, Motif Wanita Muda Nekat Memanjat Menara TVRI Sampit 

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 16:40 WIB
Wanita muda memanjat tower pemancar.(Miftah/kaltengpos.jawapos.com)
Wanita muda memanjat tower pemancar.(Miftah/kaltengpos.jawapos.com)

 

SAMPIT – Seorang wanita muda nekat memanjat menara pemancar Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Satuan Transmisi Sampit di Jalan Haji Imran, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Jumat (7/8/2026) pagi.

Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim) AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Ketapang AKP Anis mengatakan, berdasarkan hasil pendalaman sementara, perempuan tersebut diduga nekat memanjat menara karena mengalami beban keluarga.

“Motif sementara diduga karena beban keluarga,” ujarnya. 

Usai berhasil dievakuasi dari atas menara, perempuan kelahiran 1987 itu langsung diamankan ke Polsek Ketapang untuk mendapatkan penanganan awal sekaligus memastikan kondisi psikologisnya.

Menurut Kapolsek, perempuan itu kini telah dijemput oleh pihak tempatnya bekerja. Diketahui, korban sehari-hari bekerja sebagai pengasuh anak.

“Sekarang sudah dijemput sama tempat dia bekerja selaku pengasuh anak,” katanya.

Sebelumnya, aksi perempuan tersebut menggegerkan warga setelah ditemukan berada di atas menara pemancar TVRI. Warga bersama aparat membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk membujuk korban agar bersedia turun setelah memanjat setinggi delapan meter dari permukaan tanah. 

Saat proses evakuasi berlangsung, warga yang ikut membujuk korban juga menduga perempuan tersebut sedang mengalami depresi. Dugaan itu muncul setelah korban beberapa kali menangis dan berbicara tidak menentu ketika diajak berkomunikasi. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
pemancar tvri polsek ketapang