PALANGKA RAYA-Nayla dan Kayla ditemukan meninggal di rumahnya Jalan Mendawai 1 Selasa (11/8/2026).
Menurut penuturan warga, jenazahnya ditemukan dalam kondisi berpelukan.
"Ditemukan berpelukan tadi di kamar,"ujar neneknya kepada kaltengpos.jawapos.com.
Menurut keterangan keluarga, Nayla (4) dan Kayla (2) saat itu sudah mencoba diraih tangannya oleh kakaknya bernama Mira (14).
Baca Juga: Kebakaran Mendawai 1 Palangka Raya, 2 Balita Meninggal Terjebak Api
Mira sendiri bersama ibunya, Siti Fatimah mengalami luka bakar di bagian tangan. Sementara itu, Dion (6) dan Yusuf (bayi 5 bulan) yang saat itu digendong tidak mengalami luka.
"Sudah ditarik, tapi malah masuk ke dalam,"ujar keluarga menirukan cerita Mira, yang mengalami luka bakar.
Krismon alias Emon, sang Ayah dengan wajah datar tak bisa lagi berkata-kata melihat 2 jasad kedua anaknya yang sudah tak bisa dikenali di ruang jenazah RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya.
Saat itu, dirinya sedang bekerja di dekat pasar. Setelah mendengar kabar rumahnya kebakaran, pria dengan rambut kuncir itu bergegas ke rumah.
Saat sampai di lokasi, rumahnya sudah berkobar. Istrinya teriak histeris menatap puing-puing kayu yang luluhlantak menjadi arang.
"Saya hendak selamatkan waktu itu, Kepala sudah saya lindungi dengan kain,"ungkapnya.
Untuk diketahui, Kebakaran hebat terjadi di Kompleks Mendawai 1, Kota Palangka Raya pada Selasa (11/8/2026) pukul 13.30 Wib. Ada 2 korban jiwa dalam peristiwa yang menghanguskan 4 bangunan rumah kayu itu.
Masing-masing korban adalah balita berusia 4 tahun bernama Nayla dan 2 tahun bernama Dio. Ibunya yang mencoba menyelamatkan juga terluka bakar.
Alfrianto, Kabid Pemadaman DPKP Kota Palangka Raya mengatakan, korban jiwa dalam kebakaran ini ada 2 orang. Keduanya balita.
Ada 4 bangunan, termasuk ada yang dijadikan barak. Dua balita yang dijadikan korban menurut informasi tinggal di barak.(*)
Editor : Agus Pramono