Maling Handphone yang Diamuk Massa di Sekolah Rakyat Kotim Ternyata Sesama Pekerja Proyek

Agus Pramono • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:30 WIB
Maling handphone diamuk pekerja Sekolah Rakyat Kotim.(Screenshoot)
Maling handphone diamuk pekerja Sekolah Rakyat Kotim.(Screenshoot)

SAMPIT – Maling Handphone (HP) yang sempat diamuk massa di sekitar Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 01, Jalan Wengga Metropolitan, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (12/8/2026) sore ternyata merupakan sesama pekerja proyek pembangunan sekolah tersebut.

Kapolsek Baamang Iptu Helmi Hamdani membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, hingga kini tidak ada laporan resmi yang masuk ke Polsek Baamang terkait dugaan pencurian tersebut.

“Kejadian tersebut benar, tapi tidak ada laporan di Polsek. Setelah kami cek ke TKP, pelaku merupakan sesama pekerja proyek Sekolah Rakyat,” ujarnya saat dikonfirmasi Kaltengpos.jawapos.com, Rabu malam.

Baca Juga: Terduga Maling Handphone Pekerja Sekolah Rakyat Kotim Diamuk Massa 

Menurut Kapolsek, persoalan tersebut kemudian diselesaikan secara internal oleh pihak mandor proyek. Pekerja yang bersangkutan diberhentikan dari pekerjaannya setelah kejadian tersebut.

Selain itu, mandor juga mengambil tanggung jawab atas kerugian yang dialami pekerja yang disebut menjadi korban. Penyelesaian tersebut dilakukan melalui mediasi hingga kedua pihak sepakat berdamai.

“Dari mandor memberhentikan pelaku, kemudian mandor bertanggung jawab dengan kerugian korban,” jelasnya.

Helmi menambahkan, pihak kepolisian tetap melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan duduk perkara setelah informasi mengenai pria yang diamuk massa tersebut beredar.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan seorang pria diamuk massa beredar dan dikaitkan dengan dugaan pencurian HP milik pekerja SRT 01 Kotim. Informasi awal juga menyebut pria tersebut diduga membawa senjata tajam saat kejadian. (*)

Editor : Agus Pramono
sekolah rakyat kotim maling handphone diamuk pekerja proyek sekolah rakyat amuk massa