Bocah Berusia 8 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Barito Daerah Muara Laung

Irpan • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:39 WIB
Proses evakuasi korban tenggelam, anak laki-laki berusia 8 tahun.(Warga)
Proses evakuasi korban tenggelam, anak laki-laki berusia 8 tahun.(Warga)

 

PURUK CAHU-Duka mendalam menyelimuti warga Kelurahan Muara Laung, Kecamatan Laung Tuhup, Kabupaten Murung Raya. 

Seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun dilaporkan tewas tenggelam saat tengah asyik bermain dan mandi di aliran Sungai Barito pada Selasa (18/8/2026) sore.

Fenomena timbulnya gosong (bahas lokal) pasir di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito belakangan ini memang kerap dimanfaatkan warga lokal sebagai destinasi wisata dadakan.

Baca Juga: Bocah Tenggelam di Sungai Kahayan Ditemukan Meninggal pada Hari Kedua Pencarian

Namun, keceriaan bermain air di tepi sungai tersebut berubah menjadi tragedi pilu yang merenggut nyawa anak di bawah umur.

Menurut informasi warga setempat, korban diduga terseret arus saat sedang berenang bersama teman-temannya. Warga yang menyadari kejadian tersebut langsung melakukan pencarian cepat secara swadaya.

Nahas, saat berhasil ditemukan pada malam harinya, jasad korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk proses pemakaman.

Menanggapi insiden ini, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Murung Raya, Fitrianul Fahriman, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas nama Pemerintah Kabupaten Murung Raya.

Beliau menyayangkan peristiwa ini terjadi di tengah antusiasme warga menikmati spot wisata musiman tersebut.

“Kami atas nama pemerintah daerah turut berduka cita setinggi-tingginya kepada keluarga korban. Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi kita semua bahwa arus Sungai Barito memiliki potensi bahaya yang sangat besar, terutama bagi anak-anak,” ujar Fitrianul Fahriman saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2026).

Guna mencegah kejadian serupa terulang kembali, Fitrianul mengimbau seluruh Lurah dan Kepala Desa yang wilayahnya berada di sepanjang bibir Sungai Barito untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.

Ia meminta para aparat desa aktif memantau titik-titik kumpul warga serta mengimbau para orang tua agar tidak mengabaikan keselamatan buah hati mereka saat beraktivitas di area sungai.(*)

Editor : Agus Pramono
tenggelam di sungai barito muara laung bocah tenggelam Murung Raya